Rekomendasi

Ironis, Sang Anak Temukan Ayahnya Meninggal dalam Posisi Tergantung

Selasa, 02 Juli 2019 : 20.16
Published by Hariankota
SRAGEN - Aji Pengestu (16), warga Dukuh Pringanom, Rt 17, Masaran, Sragen, menjerit histeris saat mengetahui ayahnya mennggal dunia dalam posisi tergantung di dapur, Selasa (02/07/2019) pagi.

Jeritan Aji ini, membuat tetangganya berhamburan keluar rumah, untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Saat warga mendatangi rumah orang tua Aji, warga kaget, ketika melihat, Marimin (47), sudah tidak bernyawa dan dalam posisi tergantung.

Kejadian ini, lantas dilaporkan ke Polsek setempat. Aparat kepolisian, serta tim Inafis Polres Sragen yang tiba dilokasi, langsung melakukan evakuasi terhadap jasad Marimin, untuk dilakukan otopsi luar.

Informasi yang dihimpun hariankota.com, tidak diketahui secara pasti, Marimin nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pihak keluarga, juga belum bisa dimintai konfirmasi perihal aksi nekad yang dilakukan Marimin.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmi Kurniawan, melalui Kasubag Humas, ketika dikonfirmasi melelui telepon selularnya, mengatakan, aksi bunuh diri Mariman ini, pertama kali diketahui oleh anaknya, Aji Pangestu, yang saat itu hendak mandi, sekitar pukul 06.15 Wib.

“Aji Pangestu melihat orang tuanya tergantung seutas tali di dapur rumah sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kasbubag Humas, Selasa (02/07/2019). Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jasad korban, tidak ditemukan bekas tanda-tanda penganiayaan.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban murni meninggal karena gantung diri. Jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan sesuai dengan adat setempat," tandasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More