Rekomendasi

Kajari: Tugas dan Tantangan Penegakan Hukum Semakin Berat

Jumat, 19 Juli 2019 : 16.53
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Tugas dan tantangan sebagai penegak hukum saat ini, semakin berat diera sekarang ini. Dalam hal penegakan hukum, para penagak hukum berdiri diantara pedang bermata dua.

Untuk itu, dalam menjalankan tugas, harus lebih mengedapankan rasa keadilan di masyarakat serta menjunjung tinggi moralitas dan integritas.

Hal tersebut dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo, kepada hariankota.com, usai menggelar Sholawatan bersama seluruh staf dan karyawan Kejaksaan Negeri, dalam rangka HUT Adhyaksa ke 59, Jumat (19/07/2019).

Menurut Kajari, para personil Kejaksaan Negeri Karanganyar, harus bersandarkan pada moralitas, taat beragama dan tidak menyimpang dalam melaksanakan tugas, sehingga pelayanan prima kepada masyarakat dapat terlaksana dengan baik.

“ Ini pesan moral yang ingin kita sampaikan dalam kegiatan Sholawat bersama ini. Agar ingat kepada Yang Maha Kuasa. Apalagi kita bekerja di lembaga hukum yang berada di antara pedang bermata dua.Tugas kami sebagai penegak hukum semakin berat di era seperti ini.

Untuk itu, kegiatan bersholawat ini, sebagai salah satu pengingat agar tetap hati-hati dalam menjalankan tugas dan memegang teguh komitmen,” kata Kajari, Jumat (19/07/2019).

Namun yang terpenting, menurut Kajari, adalah keteladanan sebagai pemimpin. Saat ini, menurut Kajari, sebagai pemimpin harus bisa memberikan contoh yang baik kepada para seluruh staf dan karyawan.

“Kita sebagai pimpinan tidak bisa bekerja seenaknya. Harus bisa menjadi contoh yang baik. Jika melarang jangan mencuri, ya kita jangan mencuri,” tegasnya.

Disisi lain, Kajari juga mengungkapkan, dalam kurun waktu satu tahun, pihaknya berhasil menuntaskan sejumlah kasus, baik kasus korupsi, kasus pidana umum, serta menjadi pengacara negara dalam kasus perdata.

“Kita juga telah memberikan pertimbangan hukum kepada Pemkab Karanganyar terutama dalam melaksanakan pembangunan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran hukum,” tandasnya.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Mahardika

Share this Article :