Rekomendasi

Keraton Surakarta Siap Ramaikan Festival Keraton Nusantara Ke-13

Minggu, 07 Juli 2019 : 19.56
Published by Hariankota
SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dibawah komando Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) GKR Wandansari atau Gusti Moeng siap mengikuti Festival Keraton Nusantara (FKN) Ke-13 yang bakal digelar di Kedatuan Luwu, Palopo, Sulteng, 6-12 September 2019 mendatang.

Dijadwalkan Presiden RI Joko Widodo bakal membuka acara ini.

Kepada hariankota.com, Gusti Moeng menyampaikan, Kedatuan Luwu sudah ditetapkan sebagai tuan rumah FKN ke-13 tahun 2019 melalui Musyawarah Agung di Kesultanan Kutaringin (Kotawaringin) Kalteng pada tanggal 9-12 Oktober 2016 lalu.

"Pada FKN ke -13 di Tana Luwu ini mengambil tema, ”Pelestarian Nilai Budaya melalui Sinergitas Pemerintah dan Keraton Guna Meningkatkan Kualitas Industri Pariwisata dan Kearifan lokal,” terangnya belum lama ini.

Kepercayaan yang diberikan kepada Kadatuan Luwu ini hendaknya tidak disia-siakan. Karena saat ini, baru yang ke-13 dari 49 kerajaaan yang termasuk dalam Organisasi Forum Komunikasi Informasi Keraton Nusantara (FKIKN).

"FKN sendiri untuk pertama kalinya di selenggarakan di Solo pada 1-7 juli tahun 1995 silam. Pada waktu itu FKIKN sekaligus juga dibentuk sebagai wadahnya," jelas Gusti Moeng.

Karena kegiatan Festival Keraton dianggap dapat memberikan hal-hal positif terhadap pelestarian nilai-nilai budaya serta memberikan wawasan terhadap kebangsaan, maka kegiatan FKN diputuskan untuk diselenggarakan secara bergantian berdasarkan hasil Musyawarah Agung.

"FKN Ini tujuannya adalah sebagai ajang silaturrahmi para Raja, Sultan, Datu se-Nusantara dengan pemerintah. Sebelumnya, pada FKN ke -12 telah diselenggerakan di Sumatera Barat," ujarnya.

Menurut Gusti Moeng, di dalam struktur FKIKN ini tidak ada jabatan ketua. Yang ada adalah Sekjen dimana saat ini ia yang dipercaya memegang amanah jabatan itu.

"Ada beberapa kriteria untuk bisa masuk menjadi bagian dari FKIKN yaitu, Keraton maupun Kasultanannya masih ada, masyarakat adatnya masih ada, budayanya atau living heritage juga masih ada," sebutnya.

Sementara terkait persiapan Keraton Surakarta sendiri, Gusti Moeng mengatakan, pihaknya akan membawa hampir 100 personil diantaranya meliputi prajurit keraton hingga penari, serta pendukung lainnya.

"Disana nanti ada karnaval juga stand untuk mempromosikan sektor budaya pariwisata daerah masing - masing. Dan untuk sumber dananya, saat ini kami lakukan dengan cara swadaya, LDA Keraton Surakarta dengan sentana melakukan patungan," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More