Rekomendasi

Memprihatinkan, Sekolah Ini Hanya Dapat 7 Siswa Baru

Selasa, 16 Juli 2019 : 19.46
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Cukup memprihatinkan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 yang berada di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Karanganyar kota ini, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, tidak dapat menjaring siswa baru serta tidak dapat memenuhi jumlah ketentuan Rombongan Belajar (Rombel) sebanyak 28 siswa.

Bahkan untuk tahun ajaran 2019/2020, sekolah yang berada di tengah kota tersebut, hanya mendapatkan 7 siswa baru. Kepala Sekolah SDN 4 Karanganyar, Budi Sulistyo, menyatakan, kondisi ini telah berlangsung selama 5 tahun terakhir ajaran baru.

Diungkapkannya, pada tahun 2015/2016, mereka mendapatkan 21 siswa, 2016/2017 menerima 10 siswa, 2017/2018 menerima 3 siswa, 2018/2019 sejumlah 11 siswa, dan 2019/2020 ini, hanya 7 siswa.

“Siswa baru tersebut berasal dari beberapa daerah seperti Kecamatan Karangpandan, Jaten, Tasikmadu dan beberapa kelurahan yang ada di Kecamatan Karanganyar, seperti Jengglong di Kelurahan bejen, Cangakan Timur di Kelurahan Cangakan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sejak ditunjuk menjadi sekolah inklusi, jumlah peserta didik di sekolahannya mengalami kekurangan setiap tahunnya. Sampai saat ini, peserta didik dari kelas 1-6 di SDN 4 Karanganyar sampai saat ini tercatat ada sebanyak 32 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Dalam memudahkan proses pengajaran ABK, pihaknya mengirimkan guru untuk mengikuti Bimtek terkait inklusi,” jelasnya.

Kondisi ini bebeda dengan SDN 1 Karanganyar kota yang jaraknya hanya 500 meter dari SDN 4. Pada tahun ajaran baru ini, SDN 1 Karanganyar, menerima siswa lebih banyak.

Kepala SDN 1 Karanganyar, Ponco Susilo, ketika dikonfirmasi, menjelaskan, pada PPDB tahun ajaran 2019/2020, pihaknya menerima 90 peserta didik yang terbagi menjadi 3 rombel.

"Ketentuan ini sudah ditetapkan dinas. Juknis Permendikbud ditetapkan 28 siswa per rombel. Menerima peserta didik berlebih itu karena pertimbangan berbagai hal, salah satunya, tuntutan masyarakat. Kami tidak menerima semuanya, sebagian kami arahkan ke SD lain,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar Agus Haryanto menandaskan, kekurangan peserta didik di SDN 4 Karanganyar, pihaknya akan merapatkan hal tersebut dengan pihak dinas.

“Terus terang kami belum menerima laporan. Nanti akan kita rapatkan di Dinas,” kata dia. Disisi lain, Komisi D DPRD Karanganyar menyesalkan tejadinya kekurangan siswa di SDN 4 tersebut. Menurut Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, hal ini terjadi tidak wajar.

“Kami menyesalkan kenapa sampai terjadi kekurangan siswa. Ini tidak wajar. Kami minta kepada Dinas Pendidkkan segera lakukan monitoring. Lakukan evaluasi untuk menegambil langkah selanjutnya,” tandas Endang.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Mahardika

Share this Article :