Rekomendasi

Overload, Rutan Klas 1 Surakarta Pindahkan 30 Narapidana

Selasa, 16 Juli 2019 : 14.37
Published by Hariankota
SOLO - Sebanyak 30 narapidana (napi) penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Surakarta dipindahkan untuk mengurangi kelebihan daya tampung yang kini angkanya telah mencapai dua kali lipat dari jumlah ideal.

Informasi yang didapat hariankota.com, pemindahan 30 napi tersebut sudah dilakukan beberapa waktu lalu dengan rinciannya, 20 napi dipindah ke Rutan di Kabupaten Wonogiri, dan 10 sisanya ke Rutan Kabupaten Sragen.

Kepala Pengamanan Rutan Klas 1 Surakarta, Andi Rahmanto, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (16/7/2019) membenarkan, bahwa pihaknya telah memindahkan sejumlah napi.

"Itu (napi) campur - campur. Ada yang kasus kriminal dan ada juga yang kasus narkoba. Tujuannya karena rutan Solo ini sudah overload jadi dilakukan pengurangan," terangnya.

Selain untuk mengurangi kelebihan penghuni, napi yang dipindah menurut Andi juga berdasarkan domisili mereka. Semisal napi tempat tinggal asalnya dari wilayah Sragen maka dipindah ke Sragen.

"Intinya adalah untuk mengurangi jumlah yang melibihi kapasitas. Sekarang jumlahnya jauh dari ideal dan terlalu banyak dari kapasitas yang seharusnya," ungkap Andi.

Saat ini jumlah napi di Rutan Klas 1 Surakarta sudah menyentuh angka 618 orang. Padahal idealnya, Rutan yang terletak di tengah pusat kota ini maksimal hanya untuk 298 orang.

"Kegiatan pemindahan ini akan terus dilakukan guna mengurangi kelebihan penghuni, namun tentunya kami tidak bisa serta merta memindahkan napi karena kondisi UPT (unit pelaksana teknis) lainnya juga ada yang overload," pungkas Andi.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :