Rekomendasi

Paripurna LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2018, Tanpa Diikuti FPKS

Jumat, 12 Juli 2019 : 17.15
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Rapat paripurna dengan agenda penetapan peraturan daerah (Perda) tentang pertangungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Karanganyar, Jumat (12/07/2019) tanpa diikuti oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS).

Pantauan hariankota.com, tidak hanya FPKS, sejumlah anggota lain, juga tidak terlihat hadir. Sebagian kursi kosong dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD, Sumanto tersebut.

Usai paripurna, sekretaris DPRD Karanganyar, Sujarno mengatakan, tidak ada pemberitahuan resmi dari anggota DPRD yang berasal dari FPKS ini, mengenai ketidakhadiran mereka dalam rapat paripurna.

Meski tanpa kehadiran FPKS, menurut Sujarno, rapat paripurna, masih tetap sah karena telah dihadiri dan diikuti lebih dari duapertiga anggota.

“Dalam rapat paripurna, tidak lagi melihat fraksi, tapi kehadiran para anggota. Dalam rapat paripurna ini, telah memenuhi dua pertiga anggota. Artinya rapat paripurna tetap sah,” ujar Sujarno, Jumat (12/07/2019).

Sementara itu, ketua FPKS, Sri Hartono, belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi hariankota.com, telepon selular yang bersangkutan tidak aktif. Saat disambangi, ruang FPKS juga terlihat kosong.

Disisi lain, dalam rapat paripurna tersebut, bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam laporan pertanggungjawabannya, menyatakan, pembahasan rancangan pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018, telah dilaksanakan dengan baik, sebagaimana yang tertuang dalam naskah berita acara nomor 188.3/91 Tahun 2019 dan Nomor 172.1/9/2019 tentang persetujuan bersama DPRD dan bupati tentang Raperda pertanggungjawaban bupati terhadap pelaksanaan APBD tahun 2018.

Dalam laporannya, bupati menjelaskan, PAD tahun 2018, secara keseluruhan dianggarkan Rp2.10,878 miliar dan terealisasi sebesar Rp2.113 miliar. Belanja daerah Rp2.279 triliun, realisasi Rp2.064 triliun.

Penerimaan pembiyaan dianggarkan Rp186.963 miliar, realisasinya Rp187.137 miliar. Pengeluaran pembiayaan dianggarkan Rp15 miliar, realisasinya Rp15 miliar. Sedangkan untuk sisa lebih penggunaan anggaran, (Silpa) sebesar Rp221.485 miliar.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More