Rekomendasi

Perda RT RW Dirubah, Ini Kata Dewan

Senin, 29 Juli 2019 : 18.40
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), akhirnya menyetujui perubahan Perda Rencana tata Ruang dan Tata Wilayah Karanganyar.

Kepada hariankota.com, serta awak media lain, usai rapat paripuran pembahasan perubahan perda Rt Rw No 1 Tahun 2013, Senin (29/07/2019), bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan, substansi dalam Raperda perubahan ini, ada tiga industri besar dalam Reperda baru ini, yakni, Kecamatan Colomadu, Gondangrejo, Jaten, Kebakramat, Mojogedang, Karanganyar kota dan Karangpandan.

Menurut bupati, luasan kawasan industri besar, nseluas 2.135 hektar, sedangkan untuk industri kecil dan menengah, seluas 300 hektar.

Dalam raperda yang baru saja disetujui oleh Kementerian ATR tersebut, jelas bupati, juga mengatur tentang zonasi, dimana indsutri kecil bisa menjadi industri besar, jika ditempat itu, ada eksistik, atau ada industri kecil.

“Itu yang ingin kita petakan secara cepat. Agar bisa mendetaksi luasan industri. Dan itu yang akan kita gunakan untuk menarik investor. Karena perda RT Rw itu sebetulnya untuk bersaing menarik investor,” jelas bupati.

Secara terperinci, ujar bupati, akan tercantum dalam rencana detail tata ruang dan kawasan (RDTRK) yang akan disusun tahun ini, sehingga kawasan tersebut tertata dan terjaga dengan baik.

“Jika tertulis dengan jelas, maka tidak akan bisa dirubah oleh siapapun dan tidak bisa alih fungsikan,” ujar bupati.

Sementara itu, mengenai Kecamatan Gondangrejo yang masuk cagar budaya, bupati menyatakan bahwa titik ordinat cagar budaya, berada di Desa Dayu, sebagaimana yang tertuang dalam keputusan Mendiknas yang ditindaklanjuti dengan SK gubernur Jawa Tengah.

“Sejak dulu cagar budaya ya di Dayu saja. Dan Dayu akan kita perlakukan khusus, agar tetap sejahtera. Jangan sampai mereka berada di tanah sendiri, tapi tidak punya kewenangan apapun. Kita akan perlakukan khsusus agar mereka juga bisa sejahtera,” tandasnya.

Terpisah, ketua Panitia khusus (Pansus) perubahan Perda RT RW DPRD Karanganyar, usai rapat paripurna, kepada hariankota.com sereta awak media lain, meminta kepada Pemkab, agar tetap konsisten melaksanakan Raperda yang baru ini, jika nantinya ditetapkan dalam Perda.

“Yang perlu saya tegaskan, dengan ditetapkannya Perda tata ruang ini, saya berharap agar Pemkab melaksanakan sebagaimana mestinya, baik dalam pelaksanaan maupun penertiban pelaksanaannya. Jangan hanya Perda ini hanya sebatas tulisan dan ijin dikeluarkan diluar itu, seperti yang sudah-sudah. Harus konsisten dengan Perda tata ruang yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More