Rekomendasi

PKS Tangsel Kirim Sinyal Berantas Pungli

Rabu, 17 Juli 2019 : 13.46
Published by Hariankota
TANGSEL - Calon legislatif terpilih dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mustofa bakal mengupayakan memberantas pungutan liar (Pungli) yang terjadi di Tangsel.

Upaya itu menyusul kehadiran caleg terpilih dari dapil Pondok Aren tersebut melakukan kunjungan simpatiknya dikediaman Rumini, guru honorer yang berusaha ungkap pungli di SDN 02 Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangsel, Selasa (16/7/2019).

Menurut Mustofa, upaya memberantas pungli di Tangsel diupayakan berangkat dari keprihatinan kasus yang dialami Rumini. Kata dia, kasus pungli tersebut akan menjadi pekerjaan rumah usai pelantikan anggota legislatif nanti.

"Keprihatinan terhadap kasus Ibu Rumini, dan kami akan menjadikan persoalan ini sebagai PR di DPRD nanti. Insya Allah kami akan terus berupaya untuk pemberantasan pungli," kata Mustofa.

Keprihatinan terhadap Rumini, juga dirasakan Maya Yunus (45). Perempuan berhijab yang diketahui sebagai salah satu struktural dewan pendidikan Tangsel, itu mengaku peduli terhadap Rumini.

Saat disinggung soal banyaknya laporan pungli pendidikan di Tangsel, dan upaya membongkar adanya dugaan pungli justru perwakilan dewan pendidikan tersebut memandang persoalan itu diluar wewenangnya.

"Kalau diluar wewenang kita tidak mungkin ya pak, yang bisa kami lakukan sekali lagi memastikan bahwa kasus-kasus ini cara pandang masyarakat diluarnya. Tugas kami itu memastikan bahwa walikota dan kemudian itu untuk diknas bisa melihat cara pandang orang-orang di sekitarnya," kata Maya Yunus.

Meski begitu, Maya pun tampak percaya diri dengan keberadaan para praktisi didalam struktural dewan pendidikan Tangsel. Pihaknya meyakini keberadaan kekuatan distrukutural dewan pendidikan dirasa bisa cukup untuk mewakili.

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More