Rekomendasi

PPDB Tingkat SMP 2019, Anak Guru Bebas Zonasi

Senin, 01 Juli 2019 : 17.42
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2019 ini, para anak guru dan tenaga kependidikan, mendapat prioritas utama. Calon peserta didik yang merupakan anak guru, bebas zonasi, dan bisa diterima di sekolah dimana orang tuanya mengabdi sebagi tenaga pengajar.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Agus Hariyanto, kepada hariankota.com serta awak media lain, Senin (01/07/2019).

Menurutnya dasar pemberian hak istimewa ini, berdasar Permendiknas Nomor 51 tahun 2018, sebagai wujud penghargaan kepada para guru dan tenaga kependidikan, termasuk kesempatan belajar bagi putera puterinya.

“Anak guru dan tenaga pendidikan bisa diterima dimana orang tuanya mengabdi sebagai guru, walaupun rumah jauh dari sekolah, bisa langsung diterima atau bebas zonasi,” ujarnya.

Ketika disinggung apakah hal ini, tidak menimbulkan kecemburuan? Menurut Agus, bahwa hal tersebut merupakan aturan dari Kementerian Pendidikan yang memberikan penghargaan kepada guru.

Disisi lain, pada hari pertama PPDB tingkat SMP dengan sistem online ini, menurut Agus Hariyanto, diejumlah sekolah sempat terjadi antrian. Hal ini, menurut Agus, lebih disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai PPDB dengan sistem online ini.

“Kita sebenarnya sudah melakukan sosialisasi. Mendaftar itu, tidak harus datang ke sekolah. Cukup melalui online. Penyerahan bukti fisik atau pemberkasan, juga tidak harus diserahkan saat itu juga dan bisa diserahkan hari berikutnya,” jelas Agus.

Agus Hariyanto juga meminta kepada para orang tua calon peserta didik, untuk tidak terburu-buru dan khawatir jika tidak mendaat sekolah. “Jangan khawatir tidak dapat sekolah. Kami himbau tidak terburu-buru. Antara quota dan daya tampung seimbang. Semua akan dapat sekolah,” tandasnya.

Jurnalis; Iwan Iswanda

Editor: Rahayu

Share this Article :