Rekomendasi

Rampas HP Pengendara Motor, Residivis Ini Kembali Diamankan Polisi

Jumat, 19 Juli 2019 : 16.50
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Yanuar, warga Ngemplak, Kabupaten Boyolali ini, harus kembali berurusan dengan aparat kepolisian.

Pasalnya, residivis yang pernah menjalani hukuman dengan kasus yang sama, kembali melakukan aksinya dengan merampas HP milik Murni, pengendara sepeda motor yang sedang menerima telepon di ruas jalan yang menghubungkan antara Desa Dayu dengan Desa Wonosari, kecamatan Gondangrejo

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Haryadi, kepada hariankota.com serta awak media lain, dalam ungkap kasus di Mapolres setempat, mengatakan, aksi perampasan yang dilakukan Yanuar, berawal ketika korban yang saat itu menerima telepon.

Mengetahui jika korban sedang menerima telepon, tersangka mendekat dan langsung merampas HP yang sedang digunakan korban.

Sempat terjadi aksi tarik menarik, namun akhirnya, tersangka berhasil merebut HP korban dan membawanya kabur. Aksi perampasan ini, langsung dilaporkan ke Polsek Gondangrejo.

Menerima laporan tersebut, tim Samber Nyawa Sat Reskrim Polkres Karanganyar, langsung melakukan penyelidikan. Melalui pelacakan, akhirnya petugas mengetahui keberadaan HP dan menangkap tersangka.

“Tersangka Yanuar merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman dengan kasus yang sama di Boyolali. Kita mengamankan tersangka bersama barang bukti, melalui pelacakan IT yang dilakukan oleh Sat Reskrim,” ujar AKP Dwi Haryadi, Jumat (19/07/2019).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang bukti, diamankan di sel tahanan Polres Karanganyar dan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

"Kami menghimbau kepada seluruh warga, terutama para pengendara, agar tidak menggunakan HP saat berkendara, karena sangat rawan, baik kecelakaan maupun rawan terjadinya aksi kejahatan berupa perampasan

Disisi lain, tersangka Yanuar mengakui jika aksi perampasan HP ini yang kedua kalinya. Sebelumnya Yanuar mengaku pernah melakukan hal yang sama dan dipidana selama empat bulan di Boyolali. aksi nekad tersebut dilakukan, karena selama ini tersangka tidak memiliki HP.

“Ini kedua kalinya. Sebelumnya juga pernah merampas HP. Rencananya HP ini akan saya gunakan sendiri karena saya tidak punya HP,” akunya.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More