Rekomendasi

Reog Ponorogo Meriahkan HUT Bhayangkara Ke-73 di Sukoharjo

Rabu, 10 Juli 2019 : 16.15
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Liukan dua penari Singo Barong yang memanggul dua dadag merak Reog Ponorogo menggundang aplaus decak kagum masyarakat dan undangan dalam acara peringatan HUT Bhayangkara ke-73 yang digelar Polres Sukoharjo dihalaman Polsek Tawangsari, Rabu (10/7/2019).

Sebagai layaknya sebuah pertunjukan, aspek - aspek keindahan dan kesatuan harmoni antara musik pengiring dan penari di kesenian ini telah menjadikan acara penyelenggaraan HUT Bhayangkara oleh Polres Sukoharjo terasa sedikit berbeda. Sakral dan khidmat.

Atraksi singo barong menampilkan kekuatan dan kelincahan pemain bertopeng raksasa berbentuk kepala singa yang didesain untuk dibawa dengan cara digigit, telah menjadikan kesenian ini menjadi pembeda dengan kesenian tradisional lainnya.

Bermahkotakan bulu burung merak, topeng reog ponorogo beratnya mencapai sekira 50 hingga 60 kilogram. Tak heran Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi dan jajarannya tertegun melihat kelincahan dan kekuatan penari reog ini.

Ia pun berharap, acara tingkat kabupaten yang biasanya terpusat di Polres dan sekarang berlokasi di Polsek atau setingkat kecamatan ini bisa menjadi salah satu jembatan penghubung kedekatan antara Polri, TNI dan masyarakat yang tinggal di pedesaan.

"Ini untuk lebih dekat ke masyarakat, HUT Bhayangkara ke-73 tingkat Polres Sukoharjo digelar di halaman Polsek Tawangsari," terang Kapolres kepada hariankota.com.

Menurut Kapolres, semua persiapan hingga pelaksanaan acara, seluruhnya melibatkan masyarakat. Seperti hiburan yang disajikan dalam acara ini. Semua penampilnya adalah seniman - seniman lokal.

"Sajian makanan, para penampil kesenian semua dari warga masyarakat yang mendukung penyelenggaraan ini. Jadi Polri itu dari masyarakat untuk masyarakat," pungkasnya.

Jurnalis : Sapto

Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More