Rekomendasi

Sambut Pilkada, Mantan Caleg Mulai Panaskan Bursa Calon Bupati Klaten

Sabtu, 13 Juli 2019 : 20.11
Published by Hariankota
KLATEN - Sejumlah nama mantan calon anggota legislatif (Caleg) dari sejumlah parpol, baik yang terpilih maupun yang gagal menjadi dewan mulai menggemuka disebut bakal menjajal peruntungan meramaikan bursa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Klaten periode 2020 - 2025.

Sebut saja, ada Sri Mulyani Bupati petahana dari PDIP, Aris Prabowo mantan caleg yang saat ini masih menjadi wakil rakyat di DPRD Klaten dari PDIP, Mujaeroni caleg terpilih DPRD Provinsi Jateng dari Gerindra, dan Heru Cipto Nugroho mantan caleg DPR RI asal Klaten dari PAN.

Selain itu juga ada nama seorang pengusaha One Krisnata yang pada 2015 lalu berpasangan dengan Sunarto gagal memenangkan pertarungan Pilkada Klaten. Dia kalah dengan pasangan Sri Hartini - Sri Mulyani.

Salah satu mantan caleg, Heru Cipto Nugroho saat ditemui hariankota.com, Sabtu (13/7/2019) sore menyampaikan, perihal wacana dirinya sebagai mantan caleg didorong maju dalam Pilkada adalah bagian dari dinamika usulan kader PAN didaerah.

"Jadi beberapa hari lalu, kami mengadakan pertemuan dengan para mantan caleg dan kader PAN di Klaten. Ada 3 hal yang menggemuka, pertama PAN diharapkan pada Pilkada 2020 mendatang menjadi oposisi sebagai penyeimbang," kata Heru yang juga menjabat instruktur nasional DPP PAN.

Menurut Heru, oposisi disini dalam pengertian berani menyampaikan bahwa hal - hal yang baik harus disampaikan baik, begitu juga ketika ada ketimpangan atau hal kurang baik, maka juga harus berani bersuara. Ini bukan berarti PAN tidak mendukung pemerintahan.

Selanjutnya, para mantan caleg PAN juga akan berupaya melakukan sebuah gerakan untuk mendorong adanya perbaikan ekonomi dengan membuka lapangan kerja dikalangan kader, meski saat ini tak terpilih menjadi anggota legislastif.

Tentang bursa Pilkada Klaten, Heru mengatakan, mengingat perolehan kursi PAN di DPRD Klaten hanya 4 kursi, maka untuk dapat mengusung kadernya sendiri harus dengan koalisi menggandeng parpol lain yang sejalan visi misinya.

"PAN ini di Klaten kan cuma memiliki 4 kursi, jadi harus berkoalisi dengan parpol lain. Meski begitu kami ingin lebih banyak berperan dengan mengusung kader sendiri di Pilkada 2020 nanti. Tidak hanya saya. Bisa ketua DPDnya, sektretarisnya. Pokoknya siapapun kader PAN," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More