Rekomendasi

Sampaikan Penghargaan, ATVSI Kunjungi Kediaman Almarhum Sutopo BNPB di Boyolali

Rabu, 10 Juli 2019 : 20.16
Published by Hariankota
BOYOLALI - Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) memberikan penghargaan kepada almarhum Sutopo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang meninggal dunia saat tengah menjalani pengobatan di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019) lalu.

Dipimpin Ishadi S.K. selaku Ketua Umum ATVSI, dan didampingi Bupati Boyolali Seno Samudro, rombongan perwakilan 10 stasiun TV Swasta ini mengunjungi kediaman orang tua Sutopo di Kampung Surodadi, RT 07/RW 09, Siswodipuran, Boyolali Kota, Rabu (10/7/2019) sore.

Kepada keluarga almarhum yang diwakili ayah Sutopo, Suharsono, Ishadi menyampaikan, sumbangsih Sutopo sangatlah besar kepada negeri ini, khususnya untuk para wartawan yang membutuhkan informasi cepat dan tepat tatkala terjadi bencana alam.

"Ini tidak hanya bagi jurnalis di Indonesia, namun juga para jurnalis di luar negeri," kata Ishadi kepada ayah dan istri almarhum Sutopo yang ikut menerima kedatangannya.

Begitu tingginya pengabdian Sutopo terhadap prosfesinya hingga The Straits Times Singapore disebutkan Ishadi pernah menulis berita mengenai Sutopo dalam rubrik Profiles Of Courages berjudul "When Disaster Strikes, Indonesia Turns To One Man".

"Ketika bencana alam terjadi, bangsa Indonesia sangat bergantung kepada satu orang, yaitu Pak Sutopo," jelasnya.

Bahkan tak hanya itu, New York Times, koran kaliber dunia pernah mengirim salah seorang jurnalisnya ke Indonesia, Richard C. Paddock, khusus untuk mewawancarai Sutopo. Ia (Richard-Red) menulisnya dalam rubrikThe Saturday Profile dengan judul "He Helped Indonesia Through Year of Disaster, While Facing His Own'.

"Mengapa disebut facing his own. Karena sejak satu setengah tahun lalu Pak Sutopo divonis menderita kanker paru - paru. Penyakit yang dari masa ke masa, tahun ke tahun, dan hari ke hari semakin menggerogoti tubuhnya," kenang Ishadi.

Tahun lalu sebelum menjalani pengobatan di China, kepada Presiden Jokowi, Sutopo juga pernah menyampaikan bahwa dirinya mengidap kanker stadium tinggi. Namun ia berkata, saya lawan, dan saya tidak akan pernah lelah.

"Untuk itu, dengan izin keluarga besar almarhum Pak Sutopo, kami dari ATVSI menyampaikan penghargaan sebesar - besarnya kepada Pak Sutopo melalui sebuah piagam penghargaan. Semoga dedikasi Pak Sutopo bisa mengilhami kepada siapa saja di negeri ini," tandas Ishadi.

Sementara, Suharsono bersama Retno Utami Yulianingsih istri almarhum Sutopo pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas perhatian yang disampaikan. Mereka pun tak kuasa menahan haru sesaat setelah menerima piagam dari ATVSI.

"Saya bangga sekaligus sedih. Sedih karena kehilangan anak. Bangga karena jauh dan besarnya perjuangan anak saya dalam mengabdi kepada bangasa dan negara. Meskipun dalam keadaan sakit tapi masih terus bekerja," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More