Rekomendasi

Seorang Diri, Politikus Kawakan PPP, Tolak Parpol Jegal Hak Preogratif Presiden Meminta Jatah Menteri

Rabu, 10 Juli 2019 : 07.05
Published by Hariankota
SOLO - Aksi keprihatinan menyusul partai politik meminta jatah kursi Menteri di pemerintahan baru Jokowi - Ma'aruf Amin disuarakan politikus kawakan PPP Solo.

Melalui aksi tunggalnya, politikus partai berlambang Ka'bah, Hasan Mulachela (62) ini meminta partai politik untuk tidak merasa berjasa mengantarkan Jokowi kembali menjabat sebagai Presiden dengan cara menjegal hak prerogatif mantan Walikota Solo itu.

Pantauan kricomnews.com (hariankota grup), sambil membentangkan spanduk bertuliskan ”Elit Parpol & Ormas Jangan Jegal Hak Prerogratif Presiden”, mantan anggota DPRD Kota Solo diera kejayaan PPP ini berteriak apa yang dilakukan salah satu parpol dengan meminta jatah kursi 10 Menteri di kabinet baru Jokowi nanti, sama dengan penjegalan hak yang dimiliki Kepala Negara dalam menentukan para pembantu di kabinetnya.

"Apa yang dilakukan elite politik yang meminta jatah 10 menter sangati Tidak etis untuk pendidikan politik di tanah air. Dan bisa menimbulkan polemik serta kegaduhan politik," terang Hasan saat berorasi diaksi tunggal di bawah patung Soekarno, di Stadion Manahan, Solo.

Menurut Hasan, aksi yang dilakukannya seorang diri ini adalah murni inisiatif dan tindakan pribadi dari dirinya sendiri. Tidak mengatasnamakan nama partai atau membawa nama sebagai pengurus DPP Partai Persatuan Pembangunan.

Hasan mengaku bila dirinya sangat prihatin mengetahui adanya elit parpol berteriak dan merasa parpolnya berhak mendapatkan jatah kursi menteri di kabinet Presiden Jokowi.

Padahal dalam aturan ketatanegaraan posisi menjadi hak prerogratif Presiden. Alangkah baiknya, ungkap Hasan, kembali ke komitmen awal saat memberikan dukungan pada Joko Widodo.

"Tidak boleh dicampuri oleh kepentingan tertentu agar mendapat tempat dalam susunan kabinet. Jangan terus setelah menang yang awalnya mendukung secara tulus, ini malah meminta jatah kursi,” tandasnya.

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More