Rekomendasi

Tinggi, Angka Perceraian di Karanganyar: dalam Setahun, Karanganyar Kebanjiran Ratusan Janda

Selasa, 16 Juli 2019 : 19.36
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Angka perceraian di Karanganyar masih cukup tinggi. Pengadilan Agama (PA) Karanganyar mencatat, meski sempat mengalami penurunan, dari tahun ke tahun, angka perceraian di bumi Intanpari ini, terus mengalami peningkatan.

Pasangan suami isteri atau para pihak yang mengajukan gugatan perceraian ini, rata-rata usia perkawinan mereka baru 5 tahun dan 10 tahun.

Panitera PA Karanganyar, Zamzami, kepada hariankota.com, Selasa (16/07/2019) mengatakan, tahun 2016-2017, angka perceraian sempat menurun. Namun memasuki tahun 2018, angka perceraian meningkat.

Pada tahun 2018, dari 1900 perkara yang masuk, jelasnya, 1300 perkara diantaranya merupakan gugatan perceraian yang diputus oleh PA. Saat ini, lanjutnya, hingga pertengahan tahun 2019, tercatat 900 perkara yang masuk dan sebagian besar adalah gugatan perceraian yang diajukan oleh para pihak.

“Meski sempat menurun, angka perceraian di Karanganayar cukup tinggi. Dalam setahun, kami memutus ratusan gugatan perceraian. Bahkan tahun 2018 lalu, PA Karanganyar memutus 1300 kasus perceraian,” ujar Zamzami, Selasa (16/07/2019).

Diungkapkannya, salah satu alasan para pihak mengajukan gugatan perceraian, disebabkan banyak hal, diantaranya, faktor ekonomi, faktor moral (perselingkuhan, red).

“Gugatan perceraian diajukan karena disebabkan beberapa faktor, ekonomi dan moral. Sebelum memutus perkara, kita upayakan untuk damai dan tidak bercerai. Namun para pihak tetap bersikukuh pada pendiriannya dan tetap bercerai. Jika tetap bersikukuh, ya tetap kita lanjutkan sampai pada putusan,” tandasnya.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More