Rekomendasi

Anak Penendang Kepala Ibu Kandung Merengek dan Minta Ampun saat Dibawa Polisi

Kamis, 22 Agustus 2019 : 19.32
Published by Hariankota
SURABAYA - Polisi akhirnya membebaskan anak yang menendang kepala sang ibu kandungnya di Surabaya. Sang anak yang diketahui bernama Andri, warga Jalan Kedondong, Tegalsari, Surabaya dimediasi oleh kepolisian, sejumlah instansi terkait, dan pihak keluarga.

Kapolsek Tegalsari Rendy Surya Aditama menyebut telah memediasi anak dan ibu kandungnya dengan pihak - pihak lain seperti kelurahan dan pihak kecamatan tempat bernaung keduanya.

"Sudah kita mediasi kemarin. Alhamdulillah dengan respons yang cepat dengan kerjasama baik antara masyarakat dan kepolisian bisa diselesaikan. Sebenarnya ini masalah keluarga, tapi terlanjur viral. Kami juga berterima kasih yang mem-viralkan ini," ungkap Rendy Surya pada media, Kamis (22/8/2019).

Rendy menambahkan sang ibu kandunglah yang akhrinay meminta anak kandungnya untuk tidak ditahan dan memilih jalan mediasi secara kekeluargaan.

"Jadi kami memenuhi permintaan ibunya yang sedang sakit keras. Permohonan ibunya serta keluarganya meminta untuk dimediasi secara kekeluargaan saja," bebernya.

Namun meski berakhir damai, kepolisian masih mengawasi perilaku Andri yang diduga kerap memarahi dan berbuat kasar kepada sang ibu kandungnya.Pemuda pengangguran ini diawasi oleh pihak Bhabinsa dan Bhabinkamtibnas Tegalsari.

Andri, sendiri sebelumnya sempat menangis dan mengungkapkan penyeselannya saat dibawa pihak kepolisian ke kantor Polsek Tegalsari. Bahkan beberapa kali AP meminta ampun kepada petugas kepolisian dan sang ibu kandungnya.

Kasus tendangan ke kepala ibu kandung ini viral, setelah videonya tersebar di media sosial. Video tersebut direkam pertama kali oleh sang kakak kandungnya Andri, Novi yang mengaku kesal lantaran adiknya kerap berbuat kasar kepada ibu kandungnya sendiri.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :