Rekomendasi

Bungkus Daging Kurban, Pemkab Sragen Larang Warga Gunakan Plastik

Jumat, 02 Agustus 2019 : 16.15
Published by Hariankota
SRAGEN - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sragen himbau masyarakat khususnya panitia Qurban tidak menggunakan plastik saat pembagian daging hewan qurban pada perayaan Hari raya Idul Adha mendatang.

Larangan penggunaan kantong plastik ini, tertuang dalam surat edaran (SE) yang ditandatangani oleh sekretaris daearah (Sekda) Pemkab Sragen, Tatag Prabawanto, tertanggal 25 Juli 2019.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, kepada hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, sebagai pengganti kantong plastik Pemkab menghimbau agar menggunakan besek bambu atau daun.

Dengan demikian, menurutnya, dapat mengurangi sampah plastik, dan akan berdampak pada sektor ekonomi kerakyatan.

“Kita menghimbau masyarakat khususnya panitia Qurban agar menggunakan bungkus yang ramah serta menjaga lingkungan dari bahaya pencemaran bahaya plastik. Apalagi plastik terbuat dari bahan kimia yang berdampak pada kesehatan, meskipun dampaknya mungkin baru dirasakan jangka panjang,” kata Tatag Prabawanto, Jumat (02/08/2019).

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DLH Sragen, Nugroho Eko Prabowo menyatakan, SE tersebut merupakan tindak lanjut dari Kementrian Lingkungan Hidup untuk mengurangi sampah plastik.

Dijelaskannya, Indonesia merupakan salah satu negara pengguna bungkus plastikterbesar. sekali pakai dan menimbulkan sampah plastik yang cukup tinggi.

"Indonesia termasuk negara denganpenggunaan plastik terbesar setelah China. Untuk mengurangi sampah plastik, kita mendorong masyarakat agar sadar menggunakan bungkus yang lebih ramahlingkungan,” jelasnya.

Terpisah, menanggapi himbauan tersebut, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sragen, Muhammad Fadlan, mengapresiasi usaha pemerintah untuk mengurangi sampah dan meminta masyarakat untuk menggunakan bungkus daging kurban yang lebih ramah lingkungan.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :