Rekomendasi

Dua Suara Tak Sah Warnai Pemilihan Ketua Umum KONI Sukoharjo

Sabtu, 10 Agustus 2019 : 20.07
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Dua surat suara tak sah mewarnai jalannya penghitungan hasil pemungutan suara pemilihan ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesai (KONI) Sukoharjo periode 2019 - 2013 dalam Musyawarah Oahraga Kabupaten (Musorkab) di Hotel Tosan, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (10/8/2019).

Dalam musyawarah yang dihadiri Ketua Umum KONI Jawa Tengah Brigjen TNI Purn Soebroto ini, Sukono kembali terpilih untuk memimpin KONI Sukoharjo.

Dia mendapat dukungan sebanyak 28 suara, sedangkan Nursito kompetitornya, hanya meraup dukungan 8 suara. Sisa 2 suara dari total 38 perwakilan anggota KONI Sukoharjo yang mengikuti Musorkab dinyatakan tidak sah.

"Setelah ini, kami akan membentuk kepengurusan yang baru dengan melibatkan orang - orang yang betul - betul siap bekerja. Jadi (pengurus) KONI itu tidak hanya simbol saja, tapi harus siap melayani kepentingan masyarakat yang lebih luas," kata Sukono kepada hariankota.com usai acara.

Sukono menyatakan siap untuk melakukan langkah evaluasi secara bersama - sama atas kekurangan - kekurangan pada kepengurusannya di periode sebelumnya.

Salah satu langkah yang akan dilakukan Sukono adalah berkolaborasi dengan pemangku kebijakan agar cabang - cabang olahraga yang saat ini ada di Sukoharjo dapat meraih prestasi.

"Tongak kami kedepan intinya adalah evaluasi empat tahun kebelakang yang kemarin. Yang prestasinya menurun akan kami coba pacu untuk lebih maju supaya bisa berprestasi," ujarnya.

Menurutnya, evaluasi menjadi penting dan akan dilakukan secara menyeluruh dengan menampung masukan dari masing - masing pengurus cabang (pengcab) olahraga.

"Yang jelas, selaku yang dituakan kami siap menerima masukan kritik dan saran dalam melaksanakan amanah yang kedua ini. Tujuannya adalah untuk perbaikan prestasi olahraga di Kabupaten Sukoharjo," pungkasnya.

Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More