Rekomendasi

Duuhh, Dua Desa di Karanganyar 'Gigit Jari' Tidak dapat Bantuan

Selasa, 13 Agustus 2019 : 15.47
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dua desa di Karanganyar, yakni Desa Jatiswait, Kecamatan Jatiyoso dan Desa sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, tidak menedapat jatah bantuan keuangan pembangunan sarana dan prasaran yang berasal dari dana APBD Provinsi dan APBD kabupaten, dengan total Rp40,82 miliar.

Hal tersebiut dikatakan Kepala Bagian Pembangunan, Sugeng Raharto, saat melakukan sosialisasi bantuan keuangan tahap I, Selasa (13/08/2019).

Menurutnya, dua desa tersebut, tidak mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan keuangan. Pasalnya, jelas Sugeng, bantuan dana tersebut, diberikan berdasarkan ajuan proposal dari desa.

“Kita tidak tahu, kenapa dua desa ini tidak mengajukan proposal. Bantuan itu merupakan bagian dari dana desa, yakni berasal dari dana Kementerian Desa, dana ADD (Alokasi Dana Desa) yang besarnya 10 persen dari dana desa yang merupakan penyertaan dari APBD kabupaten serta bantuan keuangan dari Provinsi dan kabupaten,” kata Sugeng Raharto.

Sementara itu, Asisten II Sekda Bidang , Siti Maesaroh, menegaskan, bantuankeuangan tersebut, untuk memperlancar sarana dan prasarana pembangunan. Dan kegiatan desa lainnya untuk kelancaran pembangunan desa.

“Saat ini, bantuan lebih diprioritaskan ke desa, agar desa lebih kuat dan bisa membangun dirinya sendiri,” ujarnya. Dijelaskannya, perbaikan sarana dan prasarana milik desa, seluruhnya harus diperbaiki oleh desa itu sendiri.

Disisi lain, bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan, kegiatan akan berjalan dengan baik, jika telah direncanakan secara matang sejak awal, serta mendapatkan pengawasan dari masyarakat dalam pelaksanannya.

"Bantuan keuangan saya harapakn dipergunakan dengan sabaik mungkin.Laksanakan sesuai dengan perencanaan awal dalam proposal. Jika sekarang untuk perbaikan sarana dan prasarana infrastruktur desa, maka harus direncanakan tahun depan bantuan keuangan bisa dipakai untuk kegiatan lain, seperti bantuan modal untuk usaha kecil,” kata dia.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :