Rekomendasi

Grebeg Besar, Ungkapan Rasa Syukur Keraton Solo Atas Rezeki yang Melimpah

Minggu, 11 Agustus 2019 : 16.17
Published by Hariankota
SOLO - Dua buah gunungan, yakni gunungan Jaler dan Estri, terlihat keluar dari lingkungan keraton Kasunanan Surakarta, Minggu (11/08/2019).

Prosesi kirab sepasang gunungan yang dibawa para abdi dalem dikawal oleh para, menuju ke halaman Masjid Agung, yang tidak jauh dari komplek Keraton untuk didoakan.

Berdasarkan makna filosofisnya, Gunungan Jaler yang berisi ini hasil bumi sebagai simbol kesuburan. Sedangkan gunungan Estri terbuat dari rengginang dan makanan kering matang sebagai simbol kelimpahan makanan.

Sesampainya di masjid Agung, kedua gunungan ini, langsung didoakan dan diarak kembali ke Keraton untuk dibagikan kepada warga yang telah menunggu sejak pagi hari.

Tak pelak, kedua gunungan ini langsung menjadi rebutan warga dan dalam waktu singkat, kedua gunungan ini habis diserbu warga.

Takmir Masjid Agung Solo, Muhtarom, kepada awak media mengatakan, grebek besar ini, merupakan salah satu tradisi dilakukan rutin setiap tahun, selain grebek Sekaten, Grebeg Mulud dan Grebeg Syawal, dan telah berlangsung sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu.

Menurutnya, Grebeg besar ini, salah satu wujud atau ungkapan rasa syukur Keraton Kasunanan Surakarta atas limpahan rezeki yang diterima pihak Keraton serta masyarakat Solo pada umumnya.

“Tradisi ini sudah berlangsung lama yang diwariskan oleh Keraton, terutama saat perayaan Idul Adha. Hari raya Idul Adha merupakan hari raya umat Islam dan hari raya Kraton. Sebagai salah satu kerajaan Islam, rasa syukur tersebut diwujudkan dalam bentuk dua buah gunungan ini,” jelasnya.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :