Rekomendasi

Kasus Kades Girimulyo: Diberi Kesempatan untuk Menyelesaikan, Tapi Diabaikan

Kamis, 29 Agustus 2019 : 18.35
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sebelum kepala desa (Kades) Girimulyo, Suparno, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini Kejaksaan Negeri Karanganyar, Inspektorat setempat telah merekomendasikan kepada yang bersangkutan agar menyelesaikan kasusnya, baik secara administrative maupun mengembalikan dugaan kerugian negara dalam proses pelaksanaan pembangunan yang menggunakan dana desa maupun dana lainnya.

Namun, rekomendasi Inspektorat ini, tidak mendapat respon dari Kades Girimulyo.

Akhirnya kasus ini ditangani oleh Kejaksaan Negeri Karanganyar. Hal tersebut dikatakan Kepala Inspektorat Pemkab Karanganyar, Sucahyo, kepada hariankota.com serta awak media lain, Kamis (29/08/2019).

“Sebelum ditangani Kejaksaan, kita telah memberikan kesempatan untuk pengembalian. Ternyata tidak ada respon. Akhirnya ditangani dan diproses secara hukum,” jelas Sucahyo.

Menurut Sucahyo, mekanisme proses penyelesaian jika terjadi masalah, kemudian dilaporkan, sepanjang APH menyerahkan kepada aparat pengawas internal pemerintahan (APIP), untuk diproses secara administrasi, maka segera ditangani.

Dijelaskannya, Inspektorat memberikan tenggat waktu 60 hari sejak LHP bagi seluruh Kades untuk diselesaikan. Jika melebihi batas waktu tersebut, maka akan ditangani oleh APH.

“Selama ini, jika ada persoalan, kita selesaikan secara administratif. Jika ada kerugian negara, kekurangan volume, kita rekomendasikan untuk dikembalikan ke kas negara atau kas negara, maksimal 60 hari sejak LHP. Lebih dari itu, maka akan ditangani oleh APH,” jelasnya.

Ketika disinggung mengenai kasus yang terjadi dan hamoir sama dengan Desa Girimulyo, Sucahyo menegaskan, inspektorat menemukan banyak kekurangan volume yang dilakukan oleh pemerintah desa.

Hal ini disebabkan karena kurang cemat dalam pelaksanaan kegiatan, terutama menghitung kebutuhan material.

“Sedangkan untuk kasus di luar Desa Girimulyo, Inspektorat telah merekomendasikan untuk diselesaikan, tapi sampai selesai pilkades tidak ada respon dan kasusnya juga dilaporkan masyarakat ke APH,” tandasnya.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More