Rekomendasi

KKN Tematik, UVBN Sukoharjo Angkat Potensi Desa dengan Jaringan Digital

Senin, 05 Agustus 2019 : 19.17
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Jaringan layanan digital kini sudah merambah hingga pelosok daerah. Dengan akses yang merata, semua orang memiliki potensi yang sama untuk memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk berbagai manfaat.

Hal ini dirasakan oleh Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo. Dengan adanya teknologi ini, setidakya para mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan dimudahkan dalam membantu memperkenalkan potensi daerah melalui teknologi digital.

Seperti pada KKN Tematik Periode I TA 2019 /2020 kali ini, sebanyak 779 mahasiswa UVBN Sukoharjo baik reguler maupun non reguler mengikuti KKN ke beberapa daerah yang tersebar di 3 provinsi, Jateng, DIY, dan Jatim dengan jumlah lokasi desa sebanyak 67.

"Secara umum, KKN itu merupakan mata kuliah wajib sekaligus mengimplementasikan ilmu yang didapat selama ini di bangku perkuliahan. Ini juga sebagai persiapan diri untuk terjun ke masyarakat setelah nanti lulus," kata Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UVBN Sukoharjo, Yoto Widodo.

Yoto yang ditemui hariankota.com Senin (5/8/2019) usai penempatan peserta KKN di Kecamatan Jogorogo dan Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini menegaskan, KKN tahun ini tujuannya untuk pengembangan potensi desa, salah satunya mengedukasi masyarakat membangun jaringan digital.

"Harapannya potensi - potensi desa itu bisa diinventarisir, kemudian masyarakat dibantu semampunya. Terutama untuk peningkatan pendapatan yang selama ini masih menggunakan cara monografi. Kalau memungkinkan akan dialihkan dalam bentuk web atau jaringan online agar bisa terekspose keluar," paparnya.

Sementara, Wakil Rektor III UVBN Sukoharjo Sodikin yang juga menyertai penempatan mahasiswa dilokasi KKN menambahkan, tahun ini peserta KKN cukup banyak sehingga cakupan wilayahnya melebar hingga keluar provinsi Jateng yakni, Jatim dan DIY.

"Ini sekalyan mengembangkan sayap kami di Jatim dan DIY agar Univet lebih dikenal oleh masyarakat, terutama yang berbatasan dengan wilayah Solo Raya. Nah, kemudian muncullah daerah tujuan KKN tahun ini yakni, Ngawi Jatim dan Gunung Kidul DIY," jelasnya.

Dalam setiap penyelenggaran KKN, UVBN Sukoharjo menurut Sodikin selalu dimunculkan minimal 1 program unggulan ditiap lokasi. Seperti dicontohkan untuk wilayah Ngawi yang berada dikaki Gunung Lawu potensinya adalah pengembangan wisata.

"Tadi kami sudah melihat langsung di Kecamatan Kendal, bahwa potensi yang nampak adalah pada pariwisata. Karena itu yang nampak maka kepada peserta KKN ini diharapkan bisa memberi akselerasi sebagai program unggulan," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayuwati

Share this Article :