Rekomendasi

Lima Kandidat Calon Walikota Solo Versi AMM, Gibran Tak Masuk Didalamnya

Rabu, 07 Agustus 2019 : 17.14
Published by Hariankota
SOLO - Sebanyak lima nama tokoh terjaring survey kandidat calon Walikota Solo periode 2020 -2025 yang dilakukan Aliansi Masyarakat Madani (AMM) Solo Raya.

Berbeda dengan hasil survey yang dilakukan oleh salah satu perguruan tinggi swasta dari Solo beberapa waktu lalu, dimana dalam survey itu Gibran Rakabuming Raka masuk nominator sebagai kandidat terpopuler.

Namun, berdasarkan informasi yang didapat hariankota.com, Rabu (7/8/2019), dari lima nama tokoh yang dijaring AMM Solo Raya, nama Gibran, putra sulung Presiden RI Joko Widodo tidak masuk.

Kelima nama hasil penjaringan AMM adalah, Djoko Riyanto pengurus PD Muhammadiyah Solo, Bambang Setiaji mantan Rektor UMS Solo 2005-2008, Muhammad Da'i Wakil Rektor I UMS Solo, Abah Kasoem pembina Dewan Syariah Kota Solo (DSKS), dan Muhammad Taufiq pengacara.

"Kami ikut menjaring dan nanti bisa kami rekomendasikan ke partai politik (parpol) atau maju secara independen," ungkap Ketua AMM Solo Raya, Muhammad Da'i saat dikonfirmasi awak media.

Dalam pandangan Da'i, selama ini yang menjabat Wali Kota Solo sejak dulu selalu dari PDI Perjuangan. Disebutkan diantaranya Joko Widodo yang kini jadi Presiden RI hingga dilanjut FX Hadi Rudyatmo yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Solo.

"Aliansi Masyarakat Madani ini nantinya akan berhubungan dengan parpol di Solo. Pastinya kami akan menawarkan nama yang sudah disimpulkan dan dikerucutkan," ujarnya.

Menyinggung peluang lima nama hasil penjaringan ini dipilih sebagai Cawali oleh parpol, secara diplomatis Da'i mengatakan, semua aspek itu dinamis termasuk politik juga seperti itu.

"Kami ingin ikut menjaring dan mencari sosok baru untuk Wali Kota Solo 2020 nanti. Seandainya parpol sudah ada nama calon sendiri, maka kami akan memikirkan cara alternatif, yakni dari jalur Independen," pungkasnya.

Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More