Rekomendasi

Operasi Patuh, Polisi Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas

Kamis, 29 Agustus 2019 : 16.32
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Mulai tanggal 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019, jajaran Polres Karanganyar, mulai melakukan operasi lalu lintas dengan sandi Operasi Patuh Candi 2019.

Sasaran operasi ini, para pengendara yang tidak memiliki SIM, menggunakan HP saat berkendara, pengendaran dibawah umur serta kendaraan yang menggunakan rotator.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, kepada hariankota.com serta awak media lain, usai apel gelar pasukan operasi patuh, Kamis (29/08/2019) mengatakan, operasi patuh ini, lebih memprioritaskan penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas.

Menurut Kapolres, secara keselurhan, terjadi peningkatan angka kecelakaan. Dan untuk Karanganyar, peningkatan pelanggaran lalu lintas dan angka kecelakaan juga mengalami peningkatan sekitar 5 persen.

Dijelaskan Kapolres, salah satu penyebab meningkatnya angka kecelakaan tersebut adalah infrastruktur jalan serta human error oleh pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.

“Fokus kita adalah penindakan. Hal ini kita lakukan untuk mengurangi angka kecelakaan yang semakin meningkat,” kata Kapolres, Kamis (19/08/2019).

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Faris Budiman, menegaskan, untuk daerah rawan kecelakaan, berada di jalur di flyover Palur, seta jalur menuju lokasi wisata Tawangmangu.

Di jalur ini, menurut Kasat Lantas, sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, saat ini banyak pengendara yang berputar arah di jembatan layang yang berada di jalur menuju pintu masuk menuju Karanganyar ini.

“Diseputar flyover ini, sebenarnya sudah kami pasang tanda larangan putar arah, tapi para pengguna jalan banyak yang nekad. Untuk itu, kami minta kepada instansi terkait agar dipasang pembatas, sehingga pengendara tidak bisa berputar arah,” tegas Kasat Lantas.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Karanganyar, Sundoro, menjelaskan, segera mengusulkan pemasangan pembatas jalan ini ke pemreintah provinsi Jawa Tengah.

Dinas perhubungan, ujar Sundoro, tidak bisa melakukan pemasangan pembatas jalan, karena jalur jalan fly over tersebut, merupakan jalan provinsi. “Kita akan usulkan ke provinsi agar dilakukan pemasangan pembatas jalan,” ujarnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More