Rekomendasi

Pelantikan Anggota DPRD DIY Periode 2019-2024 Tanpa Jas Baru

Kamis, 29 Agustus 2019 : 21.41
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Pelantikan anggota DPRD DIY periode 2019-2024 akan digelar pada Senin, 2 September 2019 nanti. Sekretariat DPRD DIY tidak mengalokasikan dana untuk seragan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) berupa jas untuk 55 legislator yang terpilih pada pemilu serempak kemarin.

Hal itu berbeda dengan sebagian besar DPRD lain. Anggaran untuk pengadaan PSL bagi anggota dewan periode 2019-2024 dicoret. Alasannya, untuk penghematan dan langkah hati-hati dalam memahami Peraturan Pemerintah No 18 tahun 2017.

"Dalam PP itu dalam satu periode diberikan PSL dua kali. Pemahaman kami sebelum dilantik, mereka masih sebagai calon, belum anggota dewan," kata Kepala Bagian Humas Sekretariat DPRD DIY, Budi Nugroho, Kamis (29/8/2019).

Sehingga, kata dia, pihaknya tidak mengalokasikan anggaran tersebut bagi calon anggota dewan yang bakal dilantik nanti. Karena tidak ada anggaran jas baru, maka anggota dewan yang terpilih nanti mengenakan jas miliknya sendiri.

Total anggaran untuk pelantikan sebesar Rp 102 juta. Jumlah itu untuk keperluan sewa kursi, tenda, backdrop, hidangan, dekorasi panggung, dan lainnya.

Dari 55 angota dewan, 26 diantaranya merupakan incumben. Sisanya sebanyak 29 orang merupakan pendatang baru yang bakal duduk sebagai anggota dewan Provinsi DIY.

PDI Perjuangan memperoleh kursi terbanyak, yakni 17 orang. Kemudian disusul Gerindra, PKS dan PAN yang masing-masing memperoleh tujuh kursi. Untuk PKB enam kursi, Golkar lima kursi, Nasdem tiga kursi, dan masing-masing satu kursi untuk Demokrat, PPP, dan PSI.

Menangapi tanpa alokasi jas, anggota Komisi C DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyambut baik. Anggota dewan yang menggunakan haknya untuk tidak mengikuti kunjungan kerja itu menilai, alokasi dana yang minim sudah cukup untuk keperluan vital pelantikan.

"Lebih baik irit dari pada boros, apalagi jika ada potensi menyalahi aturan, ini bentuk kehati-hatian juga," kata politisi PKS ini.

Yang paling penting dari pelantikan adalah pengambilan sumpah janji sebagai anggota dewan dalam kurun waktu lima tahun. Menurutnya dengan kesederhanaan, akan lebih memberi kesan yang baik kedepan.

"Masalah jas dan perlengkapannya, Insya Allah semua bisa memenuhi aturan protokoler, meski tanpa pengadaan dari sekretariat dewan," pungkasnya.

Jurnalis: Danang Prabowo
Editor; Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More