Rekomendasi

Ponpes Al Mukmin Ngruki Berduka, Ustad Wahyuddin Meninggal Dunia

Minggu, 04 Agustus 2019 : 19.32
Published by Hariankota
Ponpes Al Mukmin Ngruki Berduka, Ustad Wahyuddin Meninggal Dunia (Foto: Istimewa)
SUKOHARJO - Kabar duka menyelimuti Ponpes Al Mukmin Ngruki, Ustadz Wahyudin, ketua yayasan ponpes meninggal dunia dalam perawatan di ICU Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, Minggu (4/8/2019) sore sekira pukul 15.35 WIB.

Informasi yang diperoleh hariankota.com, tokoh kharismatik itu terdiagnosa oleh dokter menderita penyakit infeksi paru – paru, diabetes dan vertigo. Ia meninggal dunia dalam usia 67 tahun.

Sebelum dirawat, Ustad Wahyuddin mengeluh pusing dan sering muntah. Kondisi itu membuat pihak keluarga langsung membawanya ke RS PKU Muhammadiyah pada, Jumat (2/8/2019) sore kemarin, untuk menjalani perawatan.

Kali pertama masuk rumah sakit, ia dirawat di kamar bangsal, namun sejak berada di bangsal, belum diketahui apa penyakitnya. Kondisinya sejak Sabtu (4/8/2019) siang terus menurun, dan sulit diajak komunikasi.

"Sejak (Sabtu) pukul 12.00 WIB, Ustad Wahyuddin sudah tidak bisa merespons keluarga, meski matanya masih bisa terbuka.," terang anak laki - laki Uztad Wahyuddin, Arsyad (23) saat dikonfirmasi awak media.

Oleh dokter rumah sakit, Ustad Wahyuddin akhirnya dipindahkan ke Ruang ICU. Setelah masuk ICU baru diketahui diagnosisnya infeksi paru-paru hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Ucapan duka cita sejak tersebarnya berita meninggalnya Ustad Wahyuddin terus menggalir. Salah satunya dari Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) melalui sekretrarisnya, Endro Sudarsono yang dikenal juga dekat dengan Ustad Wahyuddin.

"Dari pihak keluarga menyampaikan jenazah Ustad Wahyuddin akan dimakamkan di Ponpes Nurul Salam, Ciamis, Jawa Barat. Ini sesuai wasiat almarhum kepada keluarga, tiga hari sebelum masuk rumah sakit," kata Endro.

Sebelum dibawa ke Ciamis pada Sabtu malam pukul 20.00 WIB, jenazah Ustad Wahyuddin disemayamkan terlebih dulu dimasjid Baitussalam komplek Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo untuk memberi kesempatan kepada kerabat dan masyarakat melakukan sholat jenazah.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :