Rekomendasi

Rapat Paripurna Hanya Dihadiri Separuh Anggota

Selasa, 27 Agustus 2019 : 19.54
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Rapat paripurna penetapan peraturan daerah rencana tata ruang dan rencana wilayah (RT RW) yang baru saja selesai direvisi dan dikonsultasikan kepada gubernur Jawa Tengah, hanya dihadiri 26 orang dari 45 anggota DPRD Karanganyar.

Rapat paripurna ini merupakan rapat terakhir bagi anggota DPRD Karanganyar, periode 2014-2019. Pantauan hariankota.com, sejumlah kursi terlhat kosong saat pelaksanaan rapat yang digelar ruang paripurna DPRD, Selasa (27/08/2019).

Tidak diketahui secara past ketidak hadiran para wakil rakyat ini. Meski demikian, rapat paripurna ini tetap berlangsung, karena telah memenuhi quorum dan dihadiri 2/3 anggota, termasuk seluruh jajaran pimpinan dewan.

“Saya tidak tahu persis ketidak hadiran para anggota dewan ini,” ujar sumber hariankota.com yang enggan disebutkan namanya.

Rapat pariurna yang hanya berlangsung 30 menit tersebut, diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan kepada para anggota dewan yang diwakili oleh unsur pimpinan.

Usai rapat paripurna, bupat Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan, setiap lima tahun sekali, perlu dilakukan peninjauan dan perubahan terhadap Perda RT W yang lama.

Dalam Perda yang lama, menurut bupati, ruang gerak untuk mengembangkan kawasan industri, sangat terbatas.

“Perkembanagan wailayah kita cukup strategis, terutama akses pintu tol. Disamping perlunya menarik investor sebanyak mungkin, untuk membuka peluang kerja bagi warga Karanganyar,” ujar bupati.

Investasi, baik penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri, jelas bupati, perlu tata ruang yang jelas. Dengan Perda RT RW yang baru ini, lanjut bupati telah dikonkritkan dengan jelas.

“Kejelasannya ada di masing-masing zona. Misalnya di Colomadu berapa luas yang diperbolehkan untuk industri. Luasannya sudah jelas. Maka nantinya akan muncul kota-kota baru di masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Dengan ditetapkannya Perda RT RW baru ini, maka Pemkab segera melakukan promosi investasi kesemua stakeholder, tertama bagi kalangan pengusaha, untuk menanamkan modalnya ke Karanganyar.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More