Rekomendasi

Sebelum Wafat, Ini Pesan Almarhum KH Maimoen Zubair

Rabu, 07 Agustus 2019 : 11.38
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sebelum wafat di tanah suci Mekkah saat menjalankan ibadah haji, kyai kharismatik, Maimoen Zubair selalu menekankan sikap nasionalis religius dan sebaliknya, religius yang nasionalis.

Hal tersebut diungkapkan ketua PC NU Karanganyar, Khuzaini Hasan, kepada hariankota.com, sebelum melaksanakan salat ghaib untuk mendoakan ulama yang menjadi panutan ini.

Salat ghaib yang dilaksanakan di kantor PC NU ini, diikuti ratusan warga Nahdiyin. Selain di kantor PC NU, salat ghaib juga digelar di seluruh ranting NU di Karanganyar.

Menurut Khuzaini Hasan, penekanan sikap tersebut disampaikan almarhum dalam berbagai kesempatan.

"Antara nasionalis dan religius dan religius nasionalis, keduanya merupakan satu kesatuan dan tidak boleh lepas salah satunya," katanya, Selasa, (06/08/2019) malam.

Dijelaskannya, dalam pandangan almarhum, saat ini banyak orang berbicara agama, tapi lepas dari agama, begitu sebaliknya.

"Kalau almarhum tidak berpandangan seperti itu. Harus menjadi satu kesatuan yang utuh. Pesan itu yang selalu kami ingat," ujarnya. Ditambahkannya, almarhum juga memiliki sikap lembut, namun tegas.

"Beliau tegas dalam sikap, namun beliau juga penuh kelembutan dan kasih sayang. Itu yang membuat kami merasa kehilangan. Nasehatnya selalu kami perlukan," ungkapnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :