Rekomendasi

Sosok Mbah Moen di Mata Nahdiyin Karanganyar

Selasa, 06 Agustus 2019 : 18.39
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Duka menedalam dirasakan warga Nahdlatul Ulama (NU) Karanganyar, atas wafatnya KH.Naimoen Zubair saat menjalankan ibadah haji di tanah suci Mekkah, Selasa (06/08/2019) pagi.

Waktu Arab Saudi. Kyai kharismatik berusia 90 tahun wafat disebabkan sakit. Melalui telepon selularnya, ketua PC NU Karanganyar, Khuzaini Hasan, kepada hariankota.com, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya salah satu ulama panutan yang dimiliki oleh para Nahdliyin tersebut.

Kabar duka tersebut, menurut Khuzaini Hasan, diterimanya Selasa siang, langsung dari Mekkah. PC NU Karanganyar, ujar Khuzaini Hasan, akan menggelar shalat ghaib serta zikir dan tahlil di kantor PC NU, Selasa (06/08/2019) malam.

“Atas nama warga NU Karanganyar, kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Kyai Maimoen Zubair di tanah suci Mekkah. Beliau adalah Kyai panutan, tidak hanya bagi NU, tetap juga bagi seluruh anak bangsa ini,” kata Khuzaini Hasan, Selasa (06/08/2019).

Selama ini, jelas Khuzaini Hasan, sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah untuk melaksnakan ibadah haji, KH Maimoen Zubair dalam kondisi sehat.

“Sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah, beliau sehat. Bahkan belum lama ini, saya sempat bertemu dengan beliau. Bahkan beliau juga bercerita, mulai kakek ke lima beliau, semuanya meninggal pada hari Selasa,” ungkapnya.

Rencananya, lanjut Khuzaini Hasan, PC NU Karanganyar akan berangkat ke kediaman KH Maimoen Zubair, tepat 7 hari meninggalnya almarhum pada hari Minggu (11/08/2019).

“Kamiakan ke rumah beliau, bertepatan dengan tujuh hari beliau wafat pada hari Minggu mendatang,” pungkasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :