Rekomendasi

Anies Baswedan: Seni Silat Bukan Masalah Urusan Fisik

Minggu, 01 September 2019 : 13.10
Published by Hariankota
SOLO - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan hadir menyemangati sekira 3.000 pendekar silat Tapak Suci. Dia memberikan materi pendidikan karakter dan latihan bersama, di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (1/9/2019) pagi.

"Salah satu yang menarik dari seni bela diri silat itu, bahwa ini bukan sekedar urusan fisik," kata Anies kepada hariankota.com dan awak media lain usai acara.

Pencak silat, kata Anies, adalah proses penumbuhan karakter yang diharapkan dari para pendekar - pendekar sebuah perguruan silat, utamanya Tapak Suci.

"Kematangan fisik, kematangan mental dan kematangan intelektual. Tiga kematanangan itu didapat karena tempaan pencak silat," sebutnya.

Seiring perkembangan jaman, Tapak Suci harus menyadari jaman hari ini, adalah abad 21. Karena itu menurutnya, tempaan yang diberikan harus bisa menjawab tantangan abad 21.

"Jadi ketika kita bicara perguruan Tapak Suci, maka harus lebih maju lagi, sebagai yang awal didalam mengantisipasi perubahan jaman. Tapak Suci sudah inovatif, terbukti perkembangannya pesat, dimana - mana ada," ujar Anies.

Sementara, Roni Syaifullah, penanggung jawab acara menyampaikan, kehadiran Anies selain memberikan pendidikan karakter, sekaligus satu rangkaian pembukaan kejuaraan dunia Tapak Suci di Kota Solo, yang diikuti 14 negara, dan baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia.

"Kami mengundang Pak Anies, selain merupakan pendekar kehormatan Tapak Suci, beliau basicnya memang orang pendidikan," terang pria mantan atlet pencak silat Sea Games 2007 ini.

Dengan hadirnya Anies, Roni berharap ribuan siswa Tapak Suci yang datang dari berbagai wilayah, mendapat pelajaran berharga tentang bagaimana membangun karakter secara lebih mendalam.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Irawan

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More