Rekomendasi

Antisipasi Protes dan Penolakan Saat Menyusun Perda, DPRD Optimalkan Dengar Pendapat

Minggu, 29 September 2019 : 18.07
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Mengantisipasi terjadinya berbagai protes saat penyusunan Peraturan daerah (Perda), sebagaimana terjadinya pro dan kontra yang berujung aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para mahasiswa terhadap RUU KPK, RUU PKS, RKUHP, menurut ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo, sebagai sebuah proses pembelajaran bagi seluruh anggota legislatif periode 2019-2024 yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu.

Kepada hariankota.com seta awak media lain, usai tasyakuran sebagai Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengatakan, sebagai wakil rakyat, pihaknya tidak akan melupakan saran dan masukan dari masyarakat dalam menyusun Perda. Meskipun Perda yang dibuat adalah inisiatif dari DPRD.

“Dalam proses penyusunan Perda, kami tetap meminta saran dan masukan dari berbagai elemen masyarakat, baik melalui dengar pendapat, maupun focus group discussion. Hal ini dlakukan untuk menegantisipasi penolakaan ketika Perda tersebut disahkan,” kata Bagus Selo, Minggu (29/09/2019).

Bagus Selo jiga menegaskan, siap meneriam berbagai masukan, kritik seta berbagai aspirasai yang nantinya akan disampaikan oleh masyarakat Karanganyar, termasuk rencana aksi mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi ke DPRD Karanganyar, Senin (30/09/2019).

“Kami tentu saja siap menerima aspirasi dari kalangan mahasiswa dan masyarakat menolak RUU yang dinilai tak menguntungkan masyarakat tersebut. Karena itu suatu tuntutan aspirasi dari tingkat daerah, maka akan kami tindaklanjuti dan akan kami sampaikan ke tingkat atas,“ tandasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :