Rekomendasi

Awas, Ada Sindikat Jual Tanah Tanpa Sepengetahuan Pemilik di Sukoharjo

Selasa, 10 September 2019 : 17.47
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Peringatan kepada masyarakat, khusus bagi mereka yang memiliki sebidang tanah atau lahan bahkan bisa jadi rumah yang dibiarkan mangkrak tak terurus.

Seperti kasus yang terjadi baru - baru ini di Kabupaten Sukoharjo. Satuan Reskrim Polres Sukoharjo berhasil menangkap seorang perempuan inisial T (30), warga Semarang, ia diduga telah menjual tanah tanpa sepengetahuan sang pemilik.

Informasi yang didapat hariankota.com, Selasa (10/9/2019), tanah kosong tersebut milik seorang warga Sukoharjo inisial S. Luasnya sekira 100 meter persegi,lokasinya di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya, saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan tersangka T. Hasil penyelidikan, T merupakan perantara dalam jual - beli tanah tanpa sepengetahuan pemiliknya ini.

“Kami berhasil menangkap orang dengan dasar penipuan, karena menjual tanah yang bukan miliknya,” kata Kasatreskrim.

Modus tindak kejahatan tergolong nekat ini, tanah kosong milik S dipasangi MMT bertuliskan di jual tanpa perantara. Hingga pada suatu hari, pemilik tanah mengetahui tanahnya telah terjual tanpa diketahuinya.

Sadar telah menjadi korban kejahatan, S kemudian melapor ke pihak aparat kepolisian yang langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga akhirnya dapat menangkap tersangka T.

“Penangkapannya di Sukoharjo, korban memancing T ke sini lalu kita lakukan penangkapan,” ungkap Yoga.

Dari penangkapan tersangka T, hingga kini, polisi masih terus mendalami untuk mengungkap dalang di balik kasus ini. Mengingat tersangka T hanya perantara, maka, kuat dugaan masih ada pelaku lainnya.

“Yang ditangkap perantara, tapi di belakang itu masih ada lagi, masih didalami,” tandasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (5/8/2019) lalu, telah dilakukan penggeledahan rumah yang dijadikan kantor Notaris di Daerah Waru, Baki. Oknum notaris dimaksud, diduga menerbitkan sertifikat palsu atas tanah yang di jual tersangka T.

"Namun saat penggeledahan, kantor notaris itu kosong, oknum notarisnya tidak ada. Bisa jadi telah melarikan diri. Kami masih kumpulkan bukti-bukti. Sedang untuk bukti-bukti yang kami amankan sedang kami analisa,” pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More