Rekomendasi

Awas, Data Kependudukan di Karanganyar Rawan Pemalsuan

Jumat, 13 September 2019 : 17.43
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Data kependudukan, sangat rawan pemalsuan. Untuk itu, para operator dan Administrator Data Base (ADB) kependudukan diminta untuk hati-hati dan segera memusnahkan kartu tanda penduduk (KTP) yang sudah tidak berlaku, untuk menghindari penyalahgunaan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas kependudukan dan catatan sipil (Dispendukcapil), Suprapto, dalam rapat koordinasi bersama operator dan ADB yang berlangsung di ruang Podang Setda Karanganyar, Jumat (13/09/2019).

Menurut Suprapto, disejumlah wilayah, telah terjadi pemalsuan data kependudukan yang dilakukan oleh oknum operator yang tidak bertanggungjawab.

Pemalsuan data tersebut dilakukan, jelas Suparpto, dengan menggunakan KTP bekas. Kasus dugaan pemalsuan data ini, ujarnya, sudah diproses hukum.

“Data dari KTP bekas ini kemudian ditindih dan diganti yang palsu, dengan menggunakan jasa oknum operator. Pemalsuan data kependudukan ini, menyebabkan terjadinya kekacauan nasabah perbankan.

Data yang dipalsukan tersebut, digunakan untuk pengajuan pinjaman ke bank. Dari hasil penelusuran, hal itu terjadi akibat ulah oknum operator kependudukan,. Kasus ini, jangan sampai terjadi di Karanganyar,” ujar Suparpto, Jumat (13/09/2019).

Untuk mencegah terjadinya kasus pemalsuan tersebut, Suprapto menghimbau kepada seluruh operator dan ADB, segera mengirim keping KTP tak berlaku ke kantor dinas maksimal 1 X24 jam setelah dokumen itu diproses.

Disisi lain, Suprapto juga mengatakan, mengatakan, pengadaan blangko KTP elektronik, dari pemerintah psat, dalam beberapa buan terakhir, tersendat.

Pemerintah pusat hanya memberikan blanko satu bulan sekali dengan jumlah hanya 500 keping saja. Blanko e-KTP, jelasnya, hanya mencukupi sampai akhir tahun 2019 ini.

“Meski tersendat, kami tetap melayani cetak kartu keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) dan akte kelahiran maupun kematian. Kami mohon maaf, jika untuk sementara kami hanya memeberikan surat keterangan, sebagai pengganti KTP,” pungkasnya.

Jurnalis :Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More