Rekomendasi

Bupati Minta Warga Papua Tetap Konsentrasi Menuntut Ilmu di Karanganyar

Minggu, 01 September 2019 : 12.48
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta kepada puluhan warga Papua yang berada di bumi Intanpari, tetap konsentrasi menuntut ilmu, walaupun saat ini, di Papua sedang terjadi gejolak.

Para pelajar diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Pantauan hariankota.com tidak hanya warga Papua yang hadir dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh masyarakatyang berasal dari daerah lain, seperti Sumetara Barat, Bali serta daerah lain, juga ikut hadir. Usai melakukan pertemuan, diakhir dengan pernyataan sikap kesetiaan terhadap NKRI.

Hal tersebut dikatakan bupati, saat menerima 59 pelajar yang berasal dari Papua, di ruang Anthurium rumah dinas, Sabtu (31/08/2019) malam. Pertemuan antara warga Papua dengan jajaran Forkompinda ini, menurut bupati, untuk mempererat persaudaraan antar anak bangsa.

“Petemuan ini kita lakukan dengan semangat persatuan dan kesatuan. Warga Papua yang sedang menuntut ilmu di Karanganyar, sudah menjadi bagian warga saya. Jika ada yang menyakiti, mengganggu warga Papua, maka saya orang pertama yang akan membela mereka,” ujar bupati.

Bupati juga meminta kepada para pelajar dari Papua ini, untuk tidak sungkan, jika memerlukan bantuan. “Sampaikan saja. Tidak perlu sungkan. Anda di Karanganyar menuntut ilimu, jika ada sesuatu, sampaikan secara terbuka,” kata bupati.

Sementara itu, Jimmy, salah satu mahasiswa asal Papua, mengaku nyaman selama tiga tahun berada di Karanganyar. Jimmy juga mengaku, selama menuntut olmu, belum pernah pulang ke Papua, meskipun libur.

“Terus terang, saya dan kami semua warga Papu, merasa nyaman dan tenag di Karanganyar. Masyarakatnya ramah dan baik. Bahkan saat saya dirawat di rumah sakit, warga dimana saya tinggal, sempat menjenguk saya di rumah sakit,” ungkapnya.

Terpisah, kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, mengatakan, di Karanganyar ada 59 warga Papua yang sedang menempuh kegiatan belajar di Stikes 17 Karanganyar, STT Tawangmangu, SMAN Karangpandan dan SDN Ngringo.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More