Rekomendasi

Kebakaran Lereng Merbabu Belum Usai, Personil Gabungan Lakukan Penyisiran

Selasa, 17 September 2019 : 15.45
Published by Hariankota
BOYOLALI - Kepulan asap dan titik api masih terlihat oleh sejumlah relawan saat melakukan pemadaman dengan cara penyisiran dan upaya membuat sekat dilokasi kebakaran hutan lereng Gunung Merbabu.

Asap tebal tersebut, terlihat membumbung diatas pos 3 area bukit Guweng, masuk wilayah Desa Ngaggrong, Ampel, Boyolali. Informasi yang didapat hariankota.com, dimungkinkan asap berasal dari potongan kayu keras yang menggeluarkan bara.

Menindaklanjuti temuan itu, oleh personil gabungan dari Polisi, TNI, beserta relawan, Selasa (17/9/2019), dilakukan upaya perbantuan dan penyisiran kembali untuk melokalisir titik api agar tak merembet lebih luas.

"Upaya penanggulangan masih terus dilakukan, melibatkan gabungan seluruh unsur masyarakat yang ada," kata Sutopo, selaku Kepala Balai Taman Nasional (BTN) Gunung Merbabu Resor Selo, Boyolali saat dikonfirmasi awak media.

Berdasarkan laporan sejumlah relawan peduli Gunung Merbabu, pada Senin (16/9/2019) sore, kepulan asap terlihat di sisi kanan pos 2.

"Namun lokasi kebakaran tersebut berada di tebing dan terdapat jurang yang sulit dijangkau untuk upaya pemadaman. Oleh karenanya, dengan peralatan seadanya kemudian dibuatkan sekat," ujarnya.

Ditambahkan Sutopo, akibat terbakarnya lereng Gunung Merbabu, telah menyebabkan 3 sumber mata air bersih yang selama ini menjadi tumpuan warga yang tinggal di sekitar lereng gunung terganggu.

"Tiga sumber mata air terdampak yaitu, Tuk Teyeng di Desa Gondangsari Pakis Magelang, Tuk Klanting di Desa Tajuk Kopeng Semarang, dan Tuk Sipendok, di Desa Ngagrong dan Desa Candisari Ampel Boyolali," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More