Rekomendasi

Kerbau Bule Keturunan Kyai Slamet Awali Kirab 1 Suro Keraton Surakarta

Minggu, 01 September 2019 : 03.30
Published by Hariankota
SOLO - Ribuan warga menyesaki sepanjang jalan rute Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang identik dengan salah satu pusaka keraton, yakni Kerbau Bule yang menjadi pembuka kirab.

Kirab yang sudah menjadi agenda rutin tahunan ini, berlangsung Sabtu (31/8/2019) malam, dimulai sekira pukul 23.30 WIB, dengan diawali oleh 9 Kerbau Bule, keturunan dari Kerbau Bule pertama milik keraton yang bernama Kyai Slamet.

Pantauan hariankota.com, rute kirab dimulai dari Kori Kamandungan menuju Supit Urang kemudian bundaran Gladak ke arah timur melewati jalan Mayor Kusmanto.

Selanjutnya, rombongan kirab melalui Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, hingga Jalan Slamet Riyadi, dan terakhir kembali ke keraton.

Salah satu putra Paku Buwono (PB) XIII yang juga Pengageng Parentah Keraton Kasunanan, KGPH Dipokusumo mengatakan, selain kerbau bule yang merupakan bagian dari pusaka keraton, beberapa pusaka yang lain juga ikut dikirab.

Menurut Gusti Dipo, sapaan akrabnya, Kerbau Bule sudah dianggap sebagai lambang keselamatan, makanya menjadi cucuk lampah (memimpin) jalannya kirab, dan disusul dibelakangnya barisan pembawa pusaka, para sentana serta ratusan abdi dalem.

"Kirab budaya ini terkadang ada yang menyalahartikan. Ini hanyalah sebagai bentuk syukur. Bila waktunya subuh tiba, kirab ini sudah selesai," imbuhnya. Sementara itu, berbeda dengan Keraton Kasunanan Surakarta, Puro Mangkunegaran juga menggelar hajat kirab.

Hanya saja pelaksanaannya pada pukul 19.00 WIB. Kirab ini rutenya mengelilingi tembok luar Puro Mangkunegaran searah jarum jam dengan tapa bisu (tanpa bicara-red).

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More