Rekomendasi

KMHE 2019, UMS Kirim Tiga Mobil Hemat Energi Karya Mahasiswa

Senin, 16 September 2019 : 20.20
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sebanyak tiga unit mobil hemat energi karya mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) bakal diikutkan dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019 di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Ketiga mobil prototipe tersebut terdiri, dua mobil listrik, Electric Vehicle (EV) Trisula, dan Ababil EVO II. Sedangkan yang satu lagi bernama, Bayu Surya Proto UM 0.0 Gasoline.

“UMS berhasil meloloskan tiga, pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2019, yang digelar oleh Kemenristekdikti di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dari tanggal 24 hingga 28 September mendatang,” kata M.Al Fatih Hendrawan, dosen pembimbing saat launching di Gedung Utama Siti Walidah kampus setempat, Senin (6/9/2019).

Dalam ajang tahunan Kemenristekdikti ini disebutkan, sebanyak 80 peserta dari 50 perguruan tinggi se Indonesia akan bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Ada dua kategori dalam perlombaan yaitu, kelas Urban Concept dan Kelas Prototype, dimana masing – masing tim perancang mobil terdiri dari 7 mahasiswa.

Ivan Dimitri Maheswara, salah satu mahasiswa FT UMS yang ikut merancang mobil listrik EV Trisula menjelaskan, urban concept merupakan kedaraan roda empat yang tampilannya mirip kendaraan pada umumnya.

"Sesuai untuk kendaraan di jalan dengan bahan bakar gasoline, diesel, ethanol dan listrik. Untuk EV Trisula ini, sudah kami uji coba dengan hasil, baterry kuat bertahan selama 2 jam, dengan kecepatan maksimal 50 kilometer/jam," ungkapnya kepada hariankota.com.

Lomba prototype menurutnya, menitikberatkan pada konsep kendaraan masa depan dengan desain khusus yang memaksimalkan aspek aerodinamika. Oleh karenanya untuk keperluan lomba, bahan bakar yang diperbolehkan yaitu, gasoline, diesel, ethanol dan listrik.

Dijelaskan, untuk EV Trisula, merupakan mobil listrik kelas urban dengan 1 penumpang. Bodinya terbuat dari fiberglass dengan pintu wingshield (sayap). Rangka bodi berbahan alumunium hollow tipe 6063TS.

"Dapur pacu mengunakan mesin Brusgless direct current motor 1000 watt. Model charging baterai Li-Ion 17,5 AH 48 Volt," papar Ivan.

Tipe kedua adalah Ababil EVO II kelas prototype listrik dengan mesin brushless direct current motor 350 watt. Modelnya lebih ramping dengan, dua roda depan yang nampak berada diluar.

"Mobil ini pada 2018 lalu pernah diikutkan kontes ke Jepang, setelah sebelumnya mengikuti ajang yang sama di Universitas Andalas Padang, Sumbar," ujarnya.

Sedangkan yang terakhir mobil Bayu Surya Proto UM 0.0 Gasoline. Bentuknya lebih simple seperti mobil kapsul, mesil 115 cc dengan bahan bakar Pertamax 92.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayuwati

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More