Rekomendasi

Maknai Keistimewaan DIY, PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Ajak Gelorakan Bhinneka Tunggal Ika

Sabtu, 07 September 2019 : 20.37
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Ada peristiwa penting dalam sejarah Republik Indonesia yaitu momen bergabungnya Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, pada 5 September 1945.

Melalui amanat Sultan Hamengku Buwono IX yang ditandatangani pada 5 September 1945 ada tiga poin pokok yaitu pernyataan bahwa Yogyakarta adalah bagian Republik Indonesia.

Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menyatakan upaya mengingat kembali momen bersejarah Amanat Sripaduka Kandjeng Sultan Jogjakarta ke depan harus jadi modal untuk membawa DI Yogyakarta sebagai pelopor dalam kebhinnekaan serta mewujudkan kesejahteraan dan ketentraman masyarakat.

"DI Yogyakarta dengan UU No 13/2012 tentang Keistimewaan DIY memiliki tanggung jawab untuk membawa rakyatnya lebih sejahtera. Sekaligus bisa jadi pelopor dalam kebhinnekaan dan ketentraman masyarakat," kata Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta dikantor DPRD DIY, Sabtu (5/9/2019).

Anggota DPRD DIY Eko Suwanto menambahkan momen bersejarah yang penting tak boleh hanya dimaknai secara seremonial semata.

Pewarisan nilai perjuangan kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan juga KGPAA Paku Alam VIII harus menjadi teladan, semangat bagi seluruh warga dan pemerintah DIY untuk bersama-sama hidup dalam bingkai NKRI.

Kini banyak tantangan kebangsaan yang perlu diselesaikan. Beragam problem kebangsaan tidak bisa selesai jika tak ada kerja bersama antar beragam elemen masyarakat dan pemerintah.

Perjalanan sejarah masa lalu disebutkan bisa jadi rujukan penting berkait nilai perjuangan di masa kini.

"Kedepan Pemda DIY diharapkan dapat alokasikan Dana Keistimewaan untuk mendukung terwujudnya tata pemerintahan dan tatanan sosial yang menjunjung tinggi bhinneka tunggal ika dan membentengi masyarakat dari ancaman intoleransi, radikalisme, terorisme dan hate speech serta berbagai ancaman lainnya. Kita harus kerja lebih keras lagi," kata Politisi muda PDI Perjuangan Eko Suwanto.

Jurnalis: Danang Prabowo
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More