Rekomendasi

Naas, Terkena Mesin Giling Tanah, Tiga Jari Kaki Triyono Putus

Minggu, 08 September 2019 : 23.08
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Triyono hanya bisa berbaring, saat hariankota.com menyambangi kediamannya yang berada di Dusun Bangsren RT 001/RW 006, Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Minggu (08/09/2019).

Dua puterinya terlihat menemaninya, saat ia menjemur kaki kanan, yang tergilas mesin penggiling bahan baku batu bata. Dalam kecelakaan kerja yang dialaminya tersebut, daging telapak kanan terkelupas, serta tiga jari kakinya putus habis akibat kena mesin giling.

Triyono mengalami kecelakaan saat membantu tetangga menggiling tanah untuk bahan baku batu bata. Saat itu mesin dalam kondisi rusak hingga ia naik di atas mesin untuk memasukkan tanah dengan cara menginjak tanpa alas kaki.

Tapi naas, telapak kaki kanan Triyono terpotong pisau mesin hingga daging satu lembar utuh terpisah dengan kakinya. Ia dilarikan ke RS Karima Utama Surakarta untuk mendapatkan pertolongan pertama lalu di rujuk ke RSUD Dr. Moewardi.

Kepada hariankota.com Triyono, mengaku masih merasakan panas dibagian kakinya yang terkena mesin giling tanah tersebut. Setiap Rabu Triyono kontrol ke RSUD Dr. Moewardi.

Dan pada hari Senin (09/09/2019) dia diminta untuk datang dan menjalani perawatan. Selanjutnya akan menjalani operasi yang kedua dengan memindahkan daging pada paha ke telapak kaki kanannya.

“Rasanya masih panas mas. Meski demikian, saya yakin bisa sembuh,” ujarnya, Minggu (08/09/2019). Triyono mengaku sudah siap menjalani operasi untuk kesembuhan kakinya. Ia mendapatkan dukungan dari keluarga, perawat, maupun masyarakat untuk menghadapi proses operasi.

Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan agar luka di kakinya tersut bisa sembuh? Menurut Triyono, untuk menjalani proses penyembuhan, dia harus menjalani dua kali operasi. Untuk sekali operasi, lanjut Triyono, dibutuhkan biaya antara Rp30 juta sampai Rp40 juta.

“Biaya operasinya cukup besar. Saya mendapatkan bantuan dari berbagai pihak untuk biaya operasi kaki saya ini,” katanya.

Sementara itu, Komunitas Netizen Karanganyar, seperti Info Wong Karanganyar, Cinta Karanganyar, Pejuang Sosial Community, Cah Rantau Karanganyar, Sedulur Karanganyar, Sedulur Bumi Lawu, memberikan bantuan moral dan donasi untuk menambah dana untuk biaya operasi saat berkunjung ke rumah Triyono, Minggu (08/09/2019).

Koordinator Netizen Karanganyar, Triyanto, kepada hariankota.com mengatakan, bantuan yang diberikan kepada Triyono ini, merupakan sumbangan dari para anggota, serta masyarakat luas yang perduli kepada warga, yang mengalami musibah, terutama dari keluarga kurang mampu.

“Kami beharap, agar lebih banyak lagi pihak yang memberikan bantuan kepada Triyono,” kata Triyanto, saat memberikan bantuan.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More