Rekomendasi

Operasi Patuh Berakhir, Sat Lantas Tahan Ratusan Sepeda Motor

Kamis, 12 September 2019 : 17.44
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Selama berlangsung operasi patuh yang dimulai sejak tanggal 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019, Satuan Lalu Lintas Polres karanganyar, memberikan sanksi tilang kepada 4.222 pelanggar lalu lintas, mengalami peningkatan 70 persen disbanding tahun lalu yang hanya 2.300 pelanggar.

Dalam Operasi ini, Sat Lantas juga menahan sedikitnya 200 sepeda motor, dengan berbagai bentuk pelanggaran, diantarany perlengkapan kendaraan yag tidak standar. Hingga kini, ratusan sepeda motor tersebut, masih berada di kantor Sat Lantas Polres Karanganyar.

Sepeda mtoro tersebut baru dapat diambil pemiliknya, setelah menunjukkan bukti pembayaran tilang melalu salah satu bank serta memasang kembali perlengakapan sepeda motor, sesuai dengan yang standar.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, melalui Kasat Lantas, AKP Faris Budiman, kepada hariankota.com serta awak media lain, Kamis (12/09/2019) mengatakan, selama operasi patuh, terjadi 19 laka lantas, menurun jika dibandingkan tahun lalu, dengan korban jiwa dan luka berat nihil.

Tahun lalu, dalam operasi yang sama, korban meninggal dunia sebanyak 2 orang dan luka berat 3 orang.

“Pelanggaran lalu lintas tahun ini, cenderung mengalami peningkatan. Pelanggaran masih didominasi oleh anak dibawah umur, serta menggunakan kendaraan tanpa dilengkapi surat-surat, seperti SIM dan kendaraan yang tidak standar,” ujar Kasat Lantas.

Diungkapkan Kasat Lantas, pelanggar terbanyak adalah anak dibawah umur yang tidak dilengkapi dengan surat kendaraan serta Surat Ijin Mengemudi (SIM), serta pengendara yang menggunakan telepon selular saat berkendara.

“Dalam operasi patuh ini, kami tidak menemukan adanya indikasi kendaraan hasiil kejahatan. Sebagian besar hanya pelanggaran lalu lintas biasa. Kami juga menghimbau kepada seluruh warga Karanganyar, meskipun operasi patuh telah selesai, agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :