Rekomendasi

PAN dan Demokrat Koalisi Bentuk Satu Fraksi di DPRD Karanganyar

Kamis, 05 September 2019 : 18.09
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat Karanganyar, secara resmi bergabung membentuk satu fraksi.

Kedua fraksi di DPRD Karanganyar yang baru dilantik pada tanggal 28 Agustus 2019 lalu, terpaksa dilakukan karena kedua partai ini, tidak memperoleh cukup kursi untuk membentuk fraksi sendiri.

Dalam pemilihan legisatif (pileg) lalu, PAN dan Partai Demokrat, sama-sama hanya memperoleh 3 kursi.

Ketika dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, ketua DPD PAN Karanganyar, Muhammad Yunus, mengatakan, dibangunnya koalisi dengan Partai Demokrat ini, karena sama-sama tidak bisa membentuk satu fraksi.

Mejurutnya kedua partai memilih tidak bergabung dengan fraksi yang ada, agar masyarakat lebih banyak saluran aspirasi.

“Kami memilih berkoalisi dan tidak bergabung dengan fraksi yang sudah terbentuk. Agar masyarakat lebih banyak memiliki saluran aspirasi. Pertimbangan lainnya adalah, untuk membangun kebersamaan dalam membangun Karanganyar, dimana PAN dan Demokrat bergabung dalam koalisi Yuli-Rober dalam pemilihan kepala daerah tahun 2018 lalu,” jelasnya, Kamis (05/09/2019).

Ditambahkannya, untuk posisi, PAN-Demokrat, menunjuk Sri Sumarti, sebagai ketua fraksi. Penunjukkan ketua fraksi ini berdasarkan hasil konsultasi dan musyawarah antar partai.

Terpisah, ketua sementara DPRD Karanganyar, Bagus Selo, saat ditemui di ruang kerjanya, kepada hariankota.com serta awak media lain, menyatakan, DPRD periode 2019-2024, tetap ada 6 fraksi.

Sampai saat ini, jelas Bagus Selo, sudah ada 5 partai yang telah menunjuk ketua fraksi, yakni ketua fraksi PKB, Sulaiman Rosjid, ketua fraksi Gerindra, Adhe Eliana, ketua fraksi PKS, Samsul Bahri, ketua fraksi PDIP, Latri Listyowati.

Sedangkan untuk fraksi Partai Golkar, lanjut Bagus Selo, belum juga menyerahkan nama yang akan menduduki posisi sebagai ketua. “Untuk ketua fraksi, tinggal menunggu partai Golkar yang belum menyerahkan siapa yang akan menduduki posisi ketua fraksi,” terang Bagus Selo.

Sedangkan untuk komposisi pimpinan DPRD, ujarnya, baru PKB dan PKS yang telah menyerahkan surat resmi penunjukkan sebaga wakil ketua.

Wakil ketua DPRD, PKB menunjuk Tony Hatmoko, sedangkan PKS menunjuk Rohadi Widodo sebagi wakil ketua. Sedangkan posisi wakil ketua dari Partai Golkar, masih belum diserahkan oleh partai bersangkutan.

“Baru ada dua partai yang telah menyerahkan nama sebagai calin wakil ketua, yani PKB dan PKS. Sedagkan Partai Golkar, masih belum menyerahkan nama. Sedangkan untuk posisi ketua, DPC PDIP, masih menunggu surat keputusan DPP, siapa yang akan ditunjuk sebagai ketua DPRD,” tandasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More