Rekomendasi

Perdayai Guru SD, Satpam Ngaku Anggota Polisi Diciduk Polisi Beneran

Sabtu, 14 September 2019 : 11.16
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Satreskrim Polres Sukoharjo menggelandang seorang pria berinisial HS (37) warga Nogosari, Boyolali yang sehari - hari bekerja sebagai Satpam di wilayah Kartasura, Sukoharjo.

Pria yang telah berkeluarga dan memiliki anak ini, terpaksa harus menghuni sel tahanan Polres Sukoharjo atas laporan seorang wanita berinisial DAL (24), seorang guru sebuah SD di Sukoharjo.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi saat dikonfirmasi hariankota.com, Jum'at (13/9/2019) mengungkap, tersangka HS berkenalan dengan korban melalui medsos menggunakan aplikasi kencan Tantan.

"Di profil akun aplikasi Tantan itu, tersangka memasang foto berseragam polisi dan mengaku berdinas di Boyolali. Perbuatan itu dilakukan untuk menipu korban," terang Kasatreskrim.

Dari perkenalan lewat jejaring sosial tersebut, tersangka pada 24 Juni silam melakukan pertemuan dengan korban, dan sejak itu hubungan mereka menjadi makin akrab.

"Tersangka, pada 24 Juni lalu mendatangi rumah DAL di Begajah, Sukoharjo. Korban tertarik karena pelaku mengaku sebagai anggota Polisi yang bertugas di Boyolali," kata Kasatreskrim.
Untuk meyakinkan, setiap kali bertemu, tersangka selalu mengenakan setelan kaos warna coklat dan jaket berlogo Polri. Korban awalnya tidak menaruh curiga.

Hingga pada suatu hari, sekira akhir Agustus lalu, tersangka untuk kali kesekian datang ke rumah korban dan meminjam uang sebesar Rp.3 juta dengan alasan orang tuanya tengah sakit.

“Setelah itu korban pun mulai curiga dan mencari informasi seputar pelaku pada teman korban yang kebetulan anggota polisi. Dari keterangan teman korban yang polisi inilah, akhirnya terkuak jika tersangka adalah polisi gadungan,” papar Yoga.

Sadar telah menjadi korban penipuan, tersangka kemudian dilaporkan korban ke Polres Sukoharjo. Dan, atas arahan polisi, korban diminta membuat janji bertemu dengan tersangka di sebuah minimarket Makamhaji, Kartasura pada Selasa (3/9/2019) lalu.

"Dalam pertemuan itu, tersangka tetap saja mengenakan kaos coklat Polri. Dan saat itulah anggota kami langsung mengamankan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Mapolres," ujarnya.

Selain menahan tersangka atas dugaan penipuan, polisi juga mengamankan akun media sosial Tantan, Facebook, dan Instagram atas nama tersangka.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More