Rekomendasi

Ricuh, Awak Media Dilarang Meliput Kunjungan Delegasi FIFA ke Stadion Manahan

Selasa, 17 September 2019 : 17.04
Published by Hariankota
SOLO - Keributan antara awak media dengan Satuan Keamanan (Satpam) proyek tak terhindarkan saat kunjungan delegasi FIFA dan pejabat PSSI di Stadion Manahan Solo, Selasa (17/9/2019).

Informasi yang didapat hariankota.com, kunjungan ini dalam rangka melihat langsung stadion yang telah direnovasi, terkait sebagai calon tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2021 mendatang.

Puluhan awak media tertahan diluar saat hendak masuk meliput. Tanpa ada penjelasan, tiba - tiba dilarang oleh Satpam yang berjaga di pintu proyek Stadion Manahan Manahan.

Bahkan, salah seorang oknum Satpam, dilihat dari seragamnya dari PT Adi Karya, kontraktor pembangunan stadion, membentak mengusir awak media sembari menutup pintu pagar dengan paksa.

Adu mulut tak terhindarkan. Penjelasan bahwa acara peninjauan FIFA dan PSSI juga mengundang awak media, sepertinya tak digubris oleh oknum Satpam ini. “Atas perintah pimpinan, wartawan dilarang masuk meliput,” kata oknum Satpam dengan nada tinggi.

Kesal dan kecewa atas kejadian tersebut, wartawan senior RRI Surakarta, Edwi Puryono menyesalkan atas kejadian ini. Pelarangan awak media meliput tidak mencerminkan semangat keterbukaan.

"Ini akan menjadi catatan negatif bagi Indonesia dalam kampanye sebagai calon tuan rumah Piala Dunia U-20 mendatang. Sekelas FIFA dan PSSI, kok seperti ini. Bisa mencoreng nama Indonesia, katanya mau jadi tuan rumah Piala Dunia.” tutupnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Irawan

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More