Rekomendasi

Sensus Penduduk 2020 Terapkan Metode Campuran

Sabtu, 21 September 2019 : 03.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sensus Penduduk (SP) akan kembali dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.

Dalam SP yang dilakukan 10 tahun sekali tersebut, akan menerapkan tiga metode, yakni sensus metode online, metode CAPI (computer-assisted personal interviewing) dan metode PAPI (paper and pencil interviewing).

Untuk pelaksanaan SP di Karanganyar, hanya menggunakan dua metode, yakni metode online dan CAPI.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Karanganyar Agustinus Hariyanto, kepada hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, SP 2020, menjadi sensus pertama yang mengombinasikan metode online dengan manual.

"Metode sensus yang dilakukan selama ini dengan mendatangi satu per satu warga. Untuk SP 2020, dilakukan dengan menggunakan metode kombinasi ini,” jelasnya, Jumat (20/09/2019).

Agustinus menjelaskan, yang menjadi basis data BPS dalam melakukan sensus secara online adalah data kependudukan yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) melalui rekam data e-KTP.

Sensus secara online ini, ujarnya, akan dilaksanakan Februari-Maret. Nanti akan dibagikan lewat SMS blast, link website untuk update data kependudukan terkait sensus.

Jika ada perubahan data kependudukan, bisa di-entry di website yang disiapkan. Setelah sensus metode online berakhir, akan dihitung persentase masyarakat yang sudah mengisi data untuk sensus dan yang belum.

"Langkah selanjutnya pada Juli, BPS akan melakukan sensus metode CAPI dan PAPI, untuk masyarakat yang belum mengikuti sensus secara online,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk sensus metode CAPI, petugas sensus akan mendatangi rumah-rumah warga yang belum mengikuti sensus online, kemudian melakukan wawancara untuk keperluan cacah jiwa.

“Sensus metode CAPI ini, petugas akan melakukan wawancara terkait sensus dan meng-entry data melalui ponsel yang terkoneksi dengan server penerima data.

Adapun dari pelaksanaan SP ini, akan diketahui, berapa jumlah penduduk laki-laki, perempuan, jenis pekerjaan seta jenjang pendidikannya,” pungkasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :