Rekomendasi

Sering Dianggap Hama, Musang Bukan Hewan Buruan Loh

Minggu, 15 September 2019 : 20.38
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Berbagai jenis musang, mengikuti kontes di Palur Plaza, Minggu (15/09/2019). Tidak hanya sekedar mengikuti kontes, pemilik hewan liar ini juga ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat luas, bahwa musang bukan hewan buruan.

Zamzam, salah satu peserta kontes asal Banjarnegara yang tergabung Musang Lover Dawet Ayu (Mulda), mengatakan, kontes ini merupakan agenda rutin Perkumpulan Pecinta Pelestari Musang Indonesiw.

Menurutnya, ajang ini tidak sekedar kontes, tapi ingin memberikan pendidikan kepada pangunjung, musang bukan termasuk hama. "Selain kontes, tapi juga ingin menyampaikan pesaniral bahwa musang bukan hama dan bukan hewan buruan," katanya.

Sementara itu, bendahara Musang Karanganyar, Liana Puspita Dewi,menjelaskan, kontes ini untuk menunjukkan kapada pengunjung jika komunitas pecinta musang berupaya menjaga ekosistem musang dengan mengedukasi kepada masyarakat dan budidaya musang.

“Kami ingin mengajak masyarakat, melalui kontes ini kami tunjukkan kepada masyarakat musang hampir punah dengan aktivitas perburuan liar. Banyak anak kecil tidak tahu musang.

Kami edukasi mereka supaya dapat menjaga ekosistem dan membiarkan musang berada di alam liar,” jelasnya. Menurut Liana, musang dapat dipelihara sama seperti hewan lain.

"Meski termasuk hewan liar, pada musang ada tetapi musang bisa jinak seperti kucing atau anjing. Hewan ini juga sangat unik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, banyak warga yang melakukan perburuan musang untuk dikonsumsi atau untuk dipelihara. Musang dapat menghasilkan kopi luwak yang memiliki nilai jual tinggi.

Disisi lain, ajang yang bertajuk Contest in Muskra tersebut juga untuk memeriahkan hari jadi ke-4 Musang Karanganyar. Kontes diikuti lebih dari 60 peserta dari berbagai komunitas kota lain, antara lain, Surabaya, Malang, Jember, Banjarnegara, Jakarta, dan Bekasi.

"Ada tujuh kategori kontes, antara lain, open musy, musang pandan adult, musang bulan adult, musang akar adult, musang locality, open exofriends, dan musang morph. Juri menilai berdasarkan kebersihan hewan, kesehatan, proporsional, dan keaslian taring musang," pungkas Liana.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More