Rekomendasi

Tekan Jumlah Sampah Plastik, Bupati Minta Tidak Suguhkan Air dalam Kemasan

Minggu, 22 September 2019 : 16.30
Published by Hariankota
SRAGEN - Untuk menekan sampah plastik yang semakin tidak terkendali, bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meminta bagian rumah tangga di seluruh instansi, untuk tidak menyajikan air dalam kemasan dalam setiap kegiatan.

Para pejabat dan PNS di seluruh jajaran Pemkab Sragen, diminta untuk membawa minuman dari rumah masing-masing.

Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi pembelian kantong plastik yang bisa menambah produksi sampah plastik. Selain itu, PNS di masing-masing dinas diharapkan juga ikut mendukung dengan membawa botol air minum dari rumah.

“Salah satu prioritas Pemkab adalah menekan jumlah sampah plastik. Salah satunya dengan menyosialisasikan kepada masyarakat yang belanja ke pasar untuk mulai membiasakan membawa tas atau keranjang sendiri dari rumah.

Kepada bagian rumah tangga di seluruh dinas, untuk tidak lagi menyediakan air mineral kemasan,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (23/09/2019).

Menurut bupati, jika seluruh masyarakat, dan PNS memiliki komitmen yang sama, secara bertahap produksi sampah plastik di Sragen bisa ditekan. "Walaupun mungkin akan ada yang dirugikan yaitu pabrik air mineral," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Sragen dalam perayaan hari raya Idul Qurban, juga telah menghimbau masyarakat dan panitia penyembelihan hewan qurban, untuk tidak menggunakan kantong plastik. Himbauan ini terbukti efektif untuk menekan sampah plastik.

Terkait dengan gerakan pungut sampah dalam rangka memperingati hari, bebas sampah atau world clean up day, bupati menegaskan bahwa gerakan pungut sampah tersebut, merupakan salah satu bagian dari tanggungjawab seluruh elemen masyarakat dan Pemkab Sragen, agar lebih perdiuli tehadap lingkungan.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Jumali

Share this Article :