Rekomendasi

Aksi Kecam Rusuh Wamena, Massa Bakar Atribut Mirip Bendera OPM

Jumat, 04 Oktober 2019 : 20.59
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Aksi bakar atribut mirip bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai bentuk kecaman kejadian rusuh Wamena, dilakukan sejumlah peserta unjuk rasa damai didepan Mapolresta Solo, Jum'at (4/10/2019).

Dibawah pengaman ketat anggota polisi, ratusan massa yang berdatangan sambil membawa spanduk maupun poster kecaman dan keprihatinan ini, mendesak pemerintah segera melakukan pemulihan kondisi keamanan dengan pendekatan persuasif pasca kerusuhan di Wamena, Papua.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Dokter Soeko Marsetiyo dan warga lainnya yang tinggal di Wamena dan sekitarnya. Mereka meninggal dunia akibat menjadi korban kerusuhan," kata Endro Sudarsono, peserta unjuk rasa mewakili Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) kepada hariankota.com.

Berdasarkan data yang didapat, Endro menyampaikan, sedikitnya 33 nyawa warga Indonesia mayoritas perantau, melayang sia - sia saat tragedi kerusuhan pada 23 September lalu di Wamena.

Jatuhnya korban jiwa ini telah memicu pertanyaan kepada aparat keamanan dalam menangani kejadian tersebut.

Selain korban jiwa, sekira 10 ribu warga dilaporkan telah mengungsi, sejumlah bangunan juga turut dibakar, termasuk harta benda lainnya seperti, mobil dan sepeda motor.

"Kami menuntut pemerintah menindak para perusuh, dan menangkap aktor intelektual dibalik tragedi kemanusiaan yang terjadi Wamena, Papua tersebut. Termasuk menginvestigasi ada atau tidak keterlibatan OPM," tegas Endro.

Melalui pernyataan sikap bersama, massa unjuk rasa menyatakan bahwa, penegakan hukum yang lemah ataupun secara berlebihan, akan berdampak pada keamanan negara secara umum, dan dapat memicu konflik horisontal.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More