Rekomendasi

BMKG Catat Kecepatan Angin Hingga 80 Km Per Jam di Sumberbrantas Batu

Senin, 21 Oktober 2019 : 20.16
Published by Hariankota
MALANG - BMKG Stasiun Malang mencatat kecepatan angin yang cukup kencang berhembus di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Sabtu hingga Minggu kemarin.

Kepala BMKG Malang Aminudin Al Roniri mencatat angin memang bertiup cukup kencang hingga 80 km per jam di Desa Sumberbrantas, Kota Batu.

"Berdasarkan pantauan kami pada Minggu kemarin angin bertiup hingga 80 km per jam di Desa Sumberbrantas, sedangkan di kawasan Stasiun Klimatologi Karangploso Malang mencapai 60 km per jam," ungkap Aminudin saat dikonfirmasi pada Senin (21/10/2019).

Menurutnya, angin kencang dipicu adanya kebakaran hutan yang cukup luas di kawasan Gunung Arjuno sehingga meningkatkan suhu udara.

"Dari suhu yang meningkat secara drastis dan luas menurunkan tekanan udara sehingga kecepatan angin meningkat. Ini dipengaruhi pula oleh lokasi kejadian yang berada di dataran tinggi," imbuhnya.

Ia menambahkan fenomena angin kencang ini terjadi hampir merata di seluruh wilayah Jawa Timur ditandai dengan peningkatan kecepatan angin timuran. "Kondisi ini terjadi sampai datangnya musim penghujan yang diperkirakan di bulan November," pungkasnya.

Di sisi lain Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim menjelaskan debu yang terbawa angin inilah yang membuat warga terpaksa diungsikan.

"Sebenarnya dampaknya karena debu yang beterbangan terbawa angin sehingga susah bernapas. Debu ini juga membuat warga tidak bisa beraktivitas, selain itu banyak material bangunan yang terbawa angin," jelas Rochim.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, angin kencang menerjang Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu sejak Sabtu malam pukul 23.30 WIB. Angin kencang yang membawa debu berupa tanah ini membuat warga susah bernapas sehingga melumpuhkan aktivitas.

Akibatnya ribuan warga mengungsi di 7 titik lokasi pengungsian, seorang dilaporkan meninggal dunia tertimpa pohon, dan sejumlah warga juga dilaporkan terluka akibat tertimpa material bangunan yang terbawa angin.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :