Rekomendasi

Densus Amankan Terduga Teroris Tidak Jauh dari Kediaman Pribadi Bupati

Sabtu, 19 Oktober 2019 : 12.16
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Tim detasemen khusus (Densus) 88 anti teror, mengamankan seoarang wanita yang diketahui bernama Harmawati (48) yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Harmawati diamankan oleh Densus 88 di rumah kontrakannya yang berada di Dusun Pokoh Baru, Rt 02/Rw 07, Desa Ngijo Kecamatan Tasikmadu. Atau sekitar 200 meter dari kediaman pribadi bupati Karanganyar, Juliyatmono, Sabtu (19/10/2019) pagi.

Informasi yang dihimpun hariankota.com Harmawati merupakan warga Baru Putih Rt 000/Rw 000, Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh, Sampang, Madura. Harmawati, menurut penuturan warga sekitar, mengontrak di rumah milik Alfian.

Saat ini, Harmawati, dibawa Densus 88 ke Semarang. Menurut warga yang enggan namanya disebutkan tersebut, sebelum ditangkap, Harmawati baru saja membeli lauk pauk untuk sarapan keluarganya.

Namun tiba-tiba, pria berbadan tegap langsung berdatangan. Tapi malam sebelum penangkapan, ungkapnya, ada sejumlah orang yang mengamati rumah Harmawati.

“Penangkapannya sangat cepat mas. Ibu Harmawati diamankan dalam kasus apa, saya juga tidak tahu. Tapi informasi yang saya terima, dia (Harmawati, red) ditangkap Densus," katanya, Sabtu (19/10/2019).

Dijelaskannya, Harmawati tingal di rumah kontrakan tersebut, sejak 6 bulan lalu bersama anaknya yang masih kecil, sedangkan suaminya, yang bernama Junaidi, tinggal di Solo.

“Selama berada di lingkungan kami, ibu Harmawati jarang bergaul dan tertutup,” jelasnya.

Sementara itu, ketua RT 002 Rw 007, Pokoh baru, Adi Tugino, menyatakan, sejak menetap di rumah kontrakan, Harmawati menunjukkan tingkah laku yang aneh serta jarang bergaul dengan warga sekitar.

“Orangnya jarang bergaul. Ibu Harmawati, berdasarkan KTP dan KK, memang asli dari Sampang, Madura,” kata dia.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, melalui Kabag Ops Kompol I Wayan Sudhita, ketika dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu warga yang mengontrak di Dusun Pokoh Baru, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu tersebut.

Hanya saja, Kompol Wayan Sudhita, enggan memberikan keterangan lebih lanjut soal penangapan tersebut, apakah tekait dengan jaringan terorisme atau tidak.

“Memang ada penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88. Kami dari Polres Karanganyar, hanya mendampingi apa yang dibutuhkan oleh tim serta membantu untuk menenangkan warga. Selebihnya, kewenangan Densus 88,” tandasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :