Rekomendasi

Gubernur Khofifah Sebut Bencana Angin Kencang jadi Wewenang Pemkot Batu

Senin, 21 Oktober 2019 : 19.20
Published by Hariankota
KOTA BATU - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pengungsi korban angin kencang di Kota Batu pada Senin sore (21/10/2019).

Khofifah yang didampingi Kepala BPBD Jawa Timur Suban Wahyudiono, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, dan Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, menyempatkan berbincang dengan pengungsi di pos Balaidesa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Khofifah tampak seksama mendengar curahan hati para korban angin kencang yang menerjang Kota Batu sejak Sabtu malam.

Usai berbincang perempuan kelahiran Surabaya ini menyebut bila bencana angin kencang ini merupakan bencana lokal yang menjadi otoritas kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.

Menurutnya, setiap bencana ada level yang harus menanganinya tergantung lokasi bencana tersebut dimana.

"Kalau areanya di lintas kabupaten kota otoritasnya ada di provinsi. Kalau lintas provinsi skalanya di tingkat pusat. Jadi ada levelnya. Untuk kasus Sumberbrantas, maka ini wilayah Batu. Tetapi bagian kerelawanan dan kemanusiaan, saya tetap mohon masyarakat Jawa Timur beri support," ujar Khofifah Indar Parawansa.

Dukungan ini dinilai penting mengingat banyak dari warga yang harus mengungsi karena rumahnya yang terkena dampak debu akibat tiupan angin.

"Mereka sekarang masih mengungsi karena rumahnya ada masih berdebu. Ada yang gentengnya harus diganti, ada yang kacanya harus diganti. Makanya support ini jadi penting," ungkapnya.

Pihaknya juga meminta Pemkot Batu memastikan tiga infrastruktur dasar, yakni pendidikan, kesehatan, dan layanan ibadah bagi masyarakat terpenuhi.

"Tadi sesuai penuturran Bu Wali tempat ibadah dalam keadaan baik, layanan kesehatan puskesmas juga dalam keadaan baik. Untuk layanan pendidikan ada yang SMP yang tingkat keparahannya membutuhkan rekonstruksi segera," tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, angin kencang menerjang Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu sejak Sabtu malam pukul 23.30 WIB. Angin kencang yang membawa debu berupa tanah ini membuat warga susah bernapas sehingga melumpuhkan aktivitas.

Akibatnya ribuan warga mengungsi di 7 titik lokasi pengungsian, seorang dilaporkan meninggal dunia tertimpa pohon, dan sejumlah warga juga dilaporkan terluka akibat tertimpa material bangunan yang terbawa angin.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :